BERITA UTAMA

Siram Bensin ke Tubuh, IRT Bakar Diri

0
×

Siram Bensin ke Tubuh, IRT Bakar Diri

Sebarkan artikel ini

ilustrasi
PADANG, METRO–Pertengkaran dengan seorang pria, membuat Dona Febrianti (45), berbuat nekat. Ibu rumah tangga ini menyirami seluruh tubuhnya dengan bensin. Mengerikan. Dalam hitungan detik, ketika pemantik api dihidupkan sekujur tubuhnya langsung terbakar.
Jeritan kesakitan membuat warga di sekitar lokasi, di depan pangkas rambut Al-Jaber, Jalan Khatib Sulaiman, berdatangan, Jumat (1/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Warga menyaksikan tubuh IRT ini menggeletang dan mengeluarkan jeritan kesakitan di tanah. Sementara api terus menjilati tubuhnya yang sudah dipenuhi bensin.
”Kami tidak tahu siapa dia. Hanya saja kami mendengar ada suara orang kesakitan dan nampak asap.Warga langsung datang dan melihat ada wanita sudah terbakar,” ungkap Zaldi (40), warga di simpang SMP 25 Padang, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.
Melihat jilatan api yang sudah tak ramah lagi, warga berusaha menolong IRT tersebut. Air langsung disiram ketubuhnya. Sementara warga lain mengambil selimut dan melemparnya ke tubuh korban.
Beruntung, api berhasil dipadamkan sehingga tidak membakar kedai pangkas yang berada di kawasan padat itu. Setelah padam, korban yang tak berdaya lagi, akibat mengalami luka bakar pada wajah, tangan kiri dan kanan, aerta kaki kiri dan kanan, langsung dievakuasi dari dalam kios yang dijadikan tempat pangkas rambut tersebut dan langsung dilarikan ke RSUP M. Djamil Padang, menggunkan mobil warga yang melintas.
”Sebelum kejadian terjadi pertengkaran adu mulut di dalam kedai pangkas rambut tersebut. Sekitar pukul 20.00 WIB, tiba-tiba warga mendengar adanya jeritan, dan kami langsung mendatangi lokasi kejadian,” sebut Zaldi.
Pantauan POSMETRO di lapangan, terjadi kemacetan panjang di Jalan Khatib Sulaiman. Banyak pengendara berhenti saat mengetahui ada warga yang menyiram tubuhnya dengan bensin. Mulanya, pengendara menduga terjadi kecelakaan lalu lintas.
Sementara, di depan kedai pangkas rambut tersebut, terlihat tas milik korban, baju korban, serta jilbab milik korban yang terlihat bekas terbakar. Petugas kepolisian dari Polsekta Padang Utara dan Polresta Padang juga tampak mengamankan barang bukti tersebut dan juga mengumpulkan keterangan dari saksi di lapangan.
”Saya melihat api di dalam kedai yang dijadikan untuk pangkas rambut tersebut, dan langsung dipadamkan menggunakan kain dan warga lain mengambil air dengan menggunakan ember. Setelah api padam, korban langsung dilarikan ke RSUP M. Djamil untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujarnya.
Kapolsekta Padang Utara Kompol Albert Zai melalui Kanit Reskrim Ipda SH Sitorus mengatakan, setelah mendapat informasi kejadian IRT bakar diri, aparat langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan TKP.
”Kami sudah mengamankan tas milik korban, jilbab, dan baju korban yang sebagian terbakar, serta botol yang bekas bensin yang diduga digunakan pelaku untuk membakar dirinya. Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi terkait kejadian ini. Yang jelas kasus ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Belum Sadarkan Diri
Hingga Sabtu (2/4), kondisi Dona Febriant masih dengan kondisi kritis dan belum sadarkan diri. Luka bakar mencapai 80 %.
Hampir seluruh tubuhnya mengalami luka bakar. Korban masih dirawat di ruangan ICU RSUP M Djamil. Pejabat Informasi RSUP M Djamil, Gustavianof menyebutkan, korban bakar diri masih dirawat intensif karena luka bakar parah.
”Korban dibawa Sabtu malam oleh warga. Kondisinya memang parah sekali,” pungkas Gustavianof. (r/age/cr13)

Baca Juga  KPK: Pilkada Jangan jadi Ajang Penciptaan Koruptor Baru