SAWAHLUNTO, METRO – Hujan deras yang juga melanda Kota Sawahlunto sejak beberapa hari belakangan mengakibatkan bencana tanah longsor yang memutuskan akses jalan di depan Poskedes Padang Elok, Kelurahan Kubang Utara Sikabu, Kecamatan Lembah Segar, Minggu (29/12). Akibatnya, aktivitas warga menjadi terganggu.
Tak berpikir panjang, masyarakat setempat kemudian melakukan gotong royong menyingkirkan material longsor agar akses jalan kembali terbuka. Beberapa jam melakukan pembersihan, kendaraan roda dua sudah bisa melintas melalui pekarangan Poskesdes.
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti saat meninjau kondisi lapangan mengatakan segera mengupayakan perbaikan secepatnya melalui usulan dana CSR PT BA UPO tahun 2020.
“Putusnya jalannya perlu diperbaiki secepatnya, karena ini merupakan jalur menuju pemukiman warga. Langkah kedepan kami akan mengupayakan dana CSR PT BA UPO tahun 2020,” kata Wawako.
Selain itu, sehari sebelumnya sejumlah kawasan di Kota Tua dihantam pohon tumbang dan longsor. Setidaknya ada tujuh titik terparah, terutama di kawasan Tanjung Sari, Kelurahan Aur Mulyo.
Diantaranya, kantor Lurah Pasar yang berada di kawasan Kampung Teleng porak poranda tertimpa pohon ambacang. Selain itu satu unit rumah milik Et (40) tertimpa tanah longsor hingga tak bisa dihuni lagi.
Longsor di Kelurahan Aur Mulyo dipicu tumbangnya pohon besar yang menempel pada sebuah tebing tidak jauh dari rumah korban. Sementara, longsor di kantor lurah Pasar berawal dari tumbangnya pohon besar. (zek)





