ADINEGORO, METRO -Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade terus berjuang memerbaiki iklim perniagaan semen di Indonesia yang kian terancam dari serbuan semen asing. Bahkan, ribuan orang yang bekerja di bidang ini sekarang was-was dengan bisnis semen yang kian anjlok. Akhir pekan lalu, Andre bersama Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP-ISI) mendatangi Kantor Kementerian Perdagangan.
“Akhir pekan lalu kami berdama FSP-ISI menyerahkan surat permohonan audiensi atau dialog kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia. Karena, masalah semen ini harus segera disikapi negara, agar salah satu industri yang menghidupi banyak orang di Indonesia ini bisa diselamatkan,” sebut Wasekjen DPP Gerindra ini yang juga mendapat dukungan dari banyak pekerja semen di Indonesia ini.
“Permohonan audiensi ini terkait dengan kondisi industri semen nasional yang mengalami oversupply (kelebihan produksi) hingga 40 juta ton/tahun dan Permendag 7/2018 tentang Ketentuan Impor Semen Clinker dan Semen. Hal itu harus segera dievaluasi oleh Menteri Perdagangan,” sebut Anggota DPR Dapil Sumbar 1 ini.
Saat mendatangi kantornya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto sedang tidak berasa di tempat atau berhalangan hadir. Akhirnya surat permohonan audiensi diserahkan langsung kepada Wakil Menteri Perdagangan Dr Jerry Sambuaga.
“Saya berharap kepada Bapak Menteri dan Wamen untuk mengeluarkan kebijakan yang prorakyat, tidak proasing dan aseng serta berjiwa merah putih,” tegas Andre yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Wamendag Jerry Sambuaga menyambut surat audisi yang disampaikan itu dengan baik. Katanya, dalam waktu dekat akan dibicarakan dengan Mendag. “Kami bicarakan segera soal audiensi ini. Kami juga siap memberikan keputusan terbaik untuk masyarakat Indonesia tentunya,” katanya. (r)





