METRO SUMBARSAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Mengurangi Angka Pengangguran, Job Fair Sawahlunto 2019 segera Digelar

0
×

Mengurangi Angka Pengangguran, Job Fair Sawahlunto 2019 segera Digelar

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, METRO – Dalam peningkatan peluang kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di Sawahlunto, Pemko Sawahlunto segera melaksanakan Sawahlunto Job Fair di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Sasahlunto, Rabu – Kamis, (11 – 12/12) mendatang.
Diketahui, Pemko bekerjasama dengan 24 perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dari 24 perusahaan tersebut, sebanyak 4 perusahaan merupakan perusahaan lokal di Kota Sawahlunto, sementara selebihnya perusahaan di Padang dan kota – kota lainnya di Indonesia.
Rata-rata, ke-24 perusahaan tersebut membuka formasi mulai dari 2 orang sampai 4 orang. Sementara, untuk kriteria tingkat pendidikan para pelamar lowongan kerja tersebut, rata-rata memang dibuka bagi lulusan Diploma 3 (D – 3) dan Strata 1 (Sarjana/S1). Meski begitu, tetap ada sejumlah perusahaan yang membuka formasi untuk lulusan SLTA sederajat.
Guna mempermudah para pencari kerja tersebut melengkapi bahan-bahan yang dibutuhkan, Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP – Naker) yang menjadi penyelenggara kegiatan juga bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), menghadirkan loket pelayanan pembuatan data kependudukan (KTP – Elektronik, Kartu Keluarga, dan lain – lain) serta pembuatan kartu Angkatan Kerja (AK – 1).
Kepala Dinas DPMTSP – Naker, Dwi Darmawati menyebutkan bahwa nanti seusai pelaksanaan bursa kerja itu, dengan dibantu Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar, akan dilakukan evaluasi agar didapat informasi berapa serapan tenaga kerja yang berhasil terjaring dari kegiatan bursa kerja ini.
“Nanti, beberapa waktu selesai kegiatan, kita akan lakukan evaluasi. Berapa orang pelamar dari Sawahlunto yang lolos diterima oleh perusahaan – perusahaan tadi. Sehingga ini menjadi tolak ukur kita juga, berapa tingkat pengangguran yang berhasil kita kurangi dengan kegiatan ini,” kata Ema, panggilan akrab Dwi Darmawati.
Terkait Sawahlunto Job Fair ini, Walikota Deri Asta mengatakan bahwa kegiatan bursa kerja ini menjadi salah satu langkah merealisasikan visi – misi mengurangi tingkat pengangguran di “Kota Arang”.
“Sesuai visi – misi kita, mengurangi angka pengangguran di kota ini. Sudah berjalan sejumlah program, dan ini (bursa kerja) salah satunya. Di sini kita menjadi wadah untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” ujar Walikota muda 45 tahun nan ramah itu.
Sementara, langkah lainnya, disampaikan Deri Asta, untuk menyiapkan lapangan kerja di Sawahlunto, Pemko akan memaksimalkan kegiatan – kegiatan pada Balai Latihan Kerja (BLK).
“Di bidang penyiapan tenaga kerja dan lapangan kerja, kita laksanakan pelatihan. Sepanjang 2019, sudah dilaksanakan beberapa kali paket pelatihan. Kita sangat berharap, melalui BLK ini skill, kompetensi calon tenaga kerja kita dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan perusahaan, atau pun mampu untuk membuka lapangan kerja sendiri,” tutur Deri. (zek)

Baca Juga  APK Masih Banyak Terpasang, Tim Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai Turun Langsung Bersihkan