Turnamen sepakbola bergengsi Piala Wali Kota Padang U-11 2019 yang digelar di Stadion H Agus Salim Padang (9-13/11) lalu telah usai. Turnamen yang berskala nasional itu diikuti sebanyak 107 SSB se-Indonesia.
Dari 107 SSB se-Indonesia tersebut mencuatlah sang jawara, SSB asal Aceh berhasil menyapu dua podium. Diantaranya juara satu berhasil diraih oleh SSB Gasa (Aceh), juara kedua SSB Firman Utina 15 Banten (FU 15.Banten), dan juara ketiga SSB Posila (Aceh). Sementara untuk kategori pemain terbaik berhasil didapatkan oleh SSB Muspon (Deja Muhammad Akbar).
Total hadiah yang didapatkan Rp220 juta, masing-masing untuk juara satu mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp80juta, juara kedua Rp75 juta dan juara ketiga Rp60 juta. Sementara untuk kategori pemain terbaik mendapatkan Rp5 juta.
Ketua Panitia Piala Walikota U-11 2019, Yuherdi mengatakan bahwa ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi dalam proses kegiatan Piala Walikota U-11 Padang 2019, sehingga berjalan lancar dan aman.
“Untuk kepada sang juara jangan cepat puas dengan apa yang telah diraih, sebab jalan menuju pintu sukses bagi anak-anak kita ini masih panjang, terus lah berlatih,” ujarnya.
“Kita peduli pada dunia olah raga khususnya sepak bola usia dini, karena ini sangat positif sebagai upaya untuk memberikan wadah unjuk skill bagi bibit-bibit pesepak bola muda di Indonesia hingga kelak bisa muncul pesepak bola yang bisa dibanggakan,” sambung Yuherdi yang sekaligus Kabid Dispora Padang itu.
Sementara itu, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah yang diwalkili oleh Asisten Administrasi Sekretariat Kota Padang, Didi Ariyadi mengucapkan selamat kepada pemenang. Bagi yang belum bisa meraih hasil maksimal, Didi berpesan jangan kecewa, tetap berlatih dan tetap semangat.
“Selamat kepada pemenang, jangan jumawa perjalanan masih panjang, tetap berlatih dan tetap semangat dan untuk yang belum bisa meraih hasil yang maksimal. Jangan bersedih hati, tetap berlatih untuk di turnamen-turnamen berikutnya semoga di turnamen berikutnya bisa meraih hasil yang lebih baik dari yang sekarang,” katanya.
Didi Ariyadi juga menambahkan bahwa kegiatan Piala Walikota U-11 ini insyaallah akan rutin diadakan sekali setahun untuk mencari bibit baru di dunia olahraga sepak bola di tanah air.
“Kita harapkan para pemain harus terus mengasah kemampuannya dan berlatih bersungguh-sungguh hingga nanti mereka bisa meraih mimpinya menjadi pemain nasional dan internasional,” katanya. (heu)





