ADINEGORO, METRO – Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kian serius memerjuangkan pembangunan Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan, dua hari lalu Andre bersilaturahmi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam rangka membicarakan program pembangunan infrastruktur di Sumbar.
“Alhamdulillah, kemarin bisa bertemu langsung dengan Menteri PUPR di kantornya. Banyak hal yang kami sampaikan kepada beliau, terkait pembangunan Sumbar. Bahkan, sebagai sumando urang Minang, dia siap membantu pembangunan daerah kita,” kata Wasekjen DPP Partai Gerindra ini, kemarin.
Andre mengatakan, beberapa usulan pembangunan langsung disampaikannya, mayoritas usulan dari warga Sumbar selama kampanye Pileg beberapa bulan lalu. Banyak kegiatan mendesak yang harus melibatkan pusat, karena anggaran yang besar dan tidak mampu dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar dan kabupaten/kota.
“Kami langsung sampaikan soal usulan pembangunan di Sumbar. Seperti kebutuhan air bersih di Simawang, Kecamatan Rambatan, Tanahdatar. Di sana juga dibutuhkan irigasi untuk mengairi sawah penduduk. Salah satu yang dibutuhkan adalah pompa besar untuk menaikkan air dari Danau Singkarak,” sebut Andre yang beberapa kali turun ke Simawang.
Di Dharmasraya, kata Andre, warga juga membutuhkan sejumlah jembatan gantung untuk melintasi sungai yan cukup lebar. Tentunya untuk memudahkan akses masyarakat ke pusat kota, atau pusat pendidikan dan pemerintahan. “Kami rasa masalah ini cukup lama dikeluhkan. Semoga Pak Menteri menerima usulan kami ini,” kata Andre.
Selain itu, ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini menyebutkan, juga dibutuhkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan pembangunan pesantren di Sijunjung dan Sawahlunto. “Keberadaan rusunawa ini penting untuk mengakomodir kebutuhan warga terhadap hunian yang layak,” sebut Andre.
Di Kota Padang, katanya, juga ada sejumlah usulan pembangunan dan perbaikan irigasi. Seperti irigasi Kototuo di Kototangah, dan sejumlah lokasi lainnya.
“Kami akan terus menggali informasi dan aspirasi masyarakat yang telah memilih kami sebagai wakil rakyat,” kata Andre yang merupakan anggota DPR RI Dapil Sumbar 1.
Menteri PUPR, sebut Andre, tidak keberatan dengan usulan yang dibawa Andre. Dia bahkan meminta Andre membawakan langsung proposal usulan dari warga melalui Kabupaten/Kota yang membutuhkan. “Kami akan menyiapkan proposal, semoga masih bisa dimasukkan dalam program Kementerian PUPR 2020, minimal 2021,” kata Andre yang menyebut akan terus memerjuangkan janji-janji kampanyenya. (r)





