BERITA UTAMA

Pria Tua Terpanggang Hidup-Hidup

0
×

Pria Tua Terpanggang Hidup-Hidup

Sebarkan artikel ini

Api menjilati rumah yang dihuni Rasidin (85), di Jorong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanahdatar, Minggu (6/3) malam.
TANAHDATAR, METRO–Meski berada di dekat kantor Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), rumah semi permanen yang ditempati Rasidin (85), di Jorong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Tanahdatar, tak berhasil diselamatkan, saat api dengan cepat membakar rumah tua itu. Nahas, penghuni rumah ditemukan terpanggang hidup-hidup, Minggu (6/3) pukul 22.30 WIB.
Kebakaran pada Minggu malam itu, membuat masyarakat panik. Karena api sangat besar dan asap tebal membumbung tinggi. Empat unit mobil Damkar dari Tanahdatar serta Kota Padangpanjang dan Bukittinggi, tidak mampu menjinakkan api.
Api terus menjilati rumah tua itu. Warga panik dan takut. Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, api juga telah menjilati plafon mushalla SMA 1 Batusangkar (eks SMEAN lama) serta plafon kantor Sat Pol PP.
”Lokasi rumah yang terbakar hanya berjarak 6 meter dari kantor Pemadam Kebakaran, dan berjarak 3 meter dari kantor BPBD. Rumah itu juga bersebelahan langsung dengan kantor Sat Pol PP dan berada di depan kantor Satlantas Polres Tanahdatar,” sebut Kasat Damkar Kabupaten Tanahdatar Soenaryo, kepada POSMETRO Senin (7/3) siang.
”Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Pemilik rumah kita temukan tewas terpanggang,” lanjutnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Tanahdatar AKP Wahyudi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan  mengatakan peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. “Kita masih melakukan penyelidikan, dugaan sementara api berasal dari obat nyamuk,” kata AKP Wahyudi. Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dikebumikan di tanah kelahiran, Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum.
Terpisah Kalaksa BPBD Mukhlis mengklaim ,anggota Damkar sudah bekerja cepat, tangkas dan taktis, api dapat dijinakkan, sehingga tidak menyebar ke bangunan lain. “Anggota Damkar sudah bekerja cepat, namun bangunan semi permanen tersebut sudah tua dan lapuk, sehingga dengan mudah dimakan api,” kata Mukhlis. (n)