AGAM/BUKITTINGGIMETRO SUMBAR

Sempat Dirawat di RS Yarsi, Kasat Narkoba Polres Bukittinggi Meninggal Dunia

0
×

Sempat Dirawat di RS Yarsi, Kasat Narkoba Polres Bukittinggi Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO – Polres Bukittinggi kehilangan satu orang perwira muda yang tangguh dalam menjalani tugas. AKP. Pradipta Putra Pratama.SH.SIK meningal dunia di RS. Yarsi Bukittinggi pada Pukul 00:30.WIB. Senin. (11/11)
Diketahui Kasat Narkoba yang sering dipanggil Dipta diketahui sakit bagian perut di rumah dinas selesai shalat magrib. setelah sampai masih bisa becanda sambil menahan rasa sakit dan dilakukan pengobatan oleh pihak rumah sakit.
Tidak lama kemudian beliau merasakan tambah sakit sampai tidak sadarkan diri di ruangan UGD Rs Yarsi. selama tiga jam lebih bapak Dipta tidak sadarkan diri hingga Sampai menghembuskan nafas terakhir pada pukul 00:30.WIB.
Warga Bukittinggi sekitar dan personil Polres Bukittinggi tidak percaya pada awalnya. karena awal mulanya beliau terlihat sehat bugar masuk kantor pada hari Sabtu. setelah dipastikan Ratusan masyarakat tidak bisa menahan air mata di RS.
AKP. Pradipta Putra Pratama.SH.SIK, menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Bukittinggi lahir Jakarta. 08- 09- 1985. masuk Lulusan Polisi perwira 2010. Begitu banyak meraih prestasi dalam pengungkapan kasus mulai dari kasus narkoba dan kriminal.
Dipta selama menjabat di Bukittinggi dikenal baik sama anggota atau bersama masyarakat, beliau sangat Rama sama masyarakat dan anggota. sekarang bapak dipta pergi untuk selama lamanya untuk meninggalkan kerabat sahabat dan keluarga.
Bg Dipta meninggalkan satu orang anak Diva kirana Pradita dan satu orang istri Anita Sari Dewi almarhum di lepas dari Mapolres Bukittinggi pada pukul 05:30 Wib. menuju Jawa Barat, Bekasi ke rumah orang tuanya.
Ulfa Musriadi dari media POSMETRO yang hari harinya bersama Almarhum mengatakan, beliau tidak pernah mengatakan sakit, malahan beliau terlihat sehat bugar. Almarhum terakhir melakukan penangkapan di daerah Bannhu ampuh dengan 4 orang tersangka.
“Saya begitu kaget dengan kejadian tidak adanya Perwira muda tersebut. beliau salah satu orang perwira yang sangat sederhana mudah bergaul dan semangat dalam pemberantasan Narkoba di wilayah Hukum Polres Bukittinggi,”ungkapnya
Kapolres Bukittinggi, AKBP. Iman Pribadi Santoso, saat dihubungi membenarkan berita duka yang melanda Polres Bukittinggi itu. Kapolres secara pribadi dan atas nama instansi Polri, turut berduka atas kepergian Almarhum AKP. Pradipta yang dinilai merupakan sosok yang sangat luar biasa dan menjadi salah satu perwira di Polres Bukittinggi.
“Kami dari Polres Bukittinggi, tentu sangat berduka dan merasa kehilangan. Almarhum merupakan sosok yang sabar dan sangat ikhals dalam bekerja. Kami sanga merasa kehilangan salah satu putra terbaik dari Polres Bukittinggi. Untuk itu, kami minta maaf atas segala kesalahan beliau dan mohon doanya semoah Almarhum Husnul Khatimah, Aamiin,” ungkap AKPB. Iman Pribadi Santoso.
Kepergian Pradipta yang cukup mendadak ini, sangat mengagetkan berbagai pihak. Salah satunya rekan-rekan wartawan yang memang sangat akrab dengan pribadi Almarhum. Bahkan beberapa diantara rekan media, turut menemani Almarhum saat dilarikan ke RS Ibnu Sina Yarsi, Minggu malam.
“Kami turut berduka cita atas kepergian sahabat, rekan kerja yang sudah seperti saudara bagi kami rekan rekan jurnalis di Bukittinggi. Kami tentu sangat merasa kehilangan atas kepergiannya yang cukup mendadak ini. Semoga Almarhum Husnul Khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aaamiin,” Jelasnya.(u)