METRO SUMBARPAYAKUMBUH/50 KOTA

Ketua DPRD Kunjungi Sejumlah Proyek Pembangunan, Rekanan Diminta Segera Kebut Pekerjaan

0
×

Ketua DPRD Kunjungi Sejumlah Proyek Pembangunan, Rekanan Diminta Segera Kebut Pekerjaan

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, METRO – Meninjau sejumlah pembangunan yang sedang berjalan di Kota Payakumbuh Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, bersama anggota dewan yang berasal dari Daerah pemilihan (Dapil) V berkunjung ke Payakumbuh.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi dan Wakil Ketua Irsyad Syafar. Dalam kunjungan itu juga didammpingi Plt. Kadis PSDA Prov Sumbar Rifda dan dan Rinaldi dari PU PR Prov. Sumar bersama rombongan.
Kunjungan ke Kota Payakumbuh pada Kamis (7/11) lalu tersebut untuk melihat langsung pelaksanaan pembangunan yang tengah berjalan. Sekaligus juga untuk mengetahui kebutuhan pembangunan yang mesti digelontorkan untuk daerah tersebut.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi terkait peninjauan tersebut menjelaskan, kunjungan ke daerah pemilihan ini dilakukan dalam memanfaatkan reses masa persidangan ketiga tahun 2019.
“Kunjungan kami ini juga sebagai upaya jemput bola aspirasi masyarakat untuk kebutuhan pembangunan di daerah ini,” ungkapnya
Supardi juga mengatakan, ada beberapa proyek yang ditinjau, seperti pekerjaan pembuatan drainase, pekerjaan normalisasi sungai dan pembangunan embung.
Pembangunan drainase yang sempat dikunjungi itu, di kawasan sepanjang jalan Ahmad Yani dan Parik Muko Aia. Sedangkan untuk pekerjaan normalisasi sungai yang ditinjau, Batang Agam di Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapakrajo serta pembangunan embung di Kelurahan Limbukan.
“Secara umum pelaksanaan pekerjaan cukup baik. Namun kita tetap mengingatkan kepada kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek tersebut untuk tetap memacu pekerjaan,” tegas Supardi.
Selain itu, kalau untuk pembangunan Infrastruktur sudah selesai oleh Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh. Menurutnya, hanya tinggal menuntaskan saja.
Supardi juga menegaskan agar rekanan segera mengebut pekerjaannya, sebab sekarang sudah memasuki penghujung tahun anggaran. “Kita lihat di beberapa lokasi masih ada yang pembangunannya masih 25 persen, kita tidak inginkan pekerjaan ini tidak selesai tepat waktu,” pungkasnya.(hsb)