BERITA UTAMA

Zaskia, Bocah Kelainan Wajah Jalani Operasi ke-3

3
×

Zaskia, Bocah Kelainan Wajah Jalani Operasi ke-3

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Operasi rekonstruksi wajah tahap ketiga Zaskia Anugrah Illahi (3) warga Jorong Taruyan, Nagari III Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, yang lahir dengan kelainan pada bentuk wajah, berjalan dengan lancar. Operasi dilaksanakan di RSCM Jakarta, Kamis (31/10) lalu.
Ayah Zaskia, Zamzami menjelaskan, setelah menjalani operasi, saat ini anaknya sudah mendapatkan perawaran lebih lanjut. Ia sangat bersyukur tim dokter RSCM sukses melakukan operasi terhadap anaknya.
“Operasi kali ini adalah membentuk kelopak mata dan saat ini masih mendapat perawatan di rumah sakit dan pengecekan kondisi hasil operasi kamis mendatang, jika kondisi baik, 10 hari lagi sudah bisa pulang ke rumah,” ungkap Zamzami, Selasa (5/11)
Sementara itu Wali Nagari III Balai, Jurniwati melalui Kaur Pemerintahan, Meri Costantia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut membantu hingga Zaskia bisa menjalani operasi dengan lancar meskipun sebelumnya sempat terkendala biaya.
“Alhamdullillah, untuk biaya operasi orang tua Zaskia sudah tidak khawatir lagi, menurut keterangan mereka, sumbangan untuk operasi tahap pertama kemarin masih ada sisa, ditambah lagi dengan bantuan tambahan dari perantau dan masyarakat dan dirasa sudah cukup,” terangnya.
Seperti yang diketahui, Zaskia dilahirkan di RSUD Ahmad Muchtar, Bukittinggi, 3 tahun silam, Zaskia menderita kelainan pada bentuk wajahnya.  Ia memiliki konstruksi kepala yang berbeda, ada dua tonjolan besar sekaligus dua sumbing pada rahang bagian atas, yang mengapit hidungnya, kondisi tersebut membuat  wajahnya berbeda dari anak-anak biasanya. Serta pertumbuhan tangan kanannya sedikit lamban sehingga berukuran lebih kecil dan tidak berfungsi sempurna.
Tidak hanya itu, dengan keadaan saat ini si bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Zamzami dan Siska Amelia zaskia ini tidak memiliki biji mata sedangkan 2 sumbing di rahang bagian atas hal itu membuatnya mengalami kesulitan untuk mengunyah dan menelan makanan.
Melihat kondisinya berbeda, pihak rumah sakit menyarankan untuk dirujuk ke RSUP M Djasmil Padang, namun pihak rumah sakit yang dituju juga menyarankan kembali untuk di rujuk ke RS Cipto Mangkusumo Jakarta dengan alasan peralatan tidak memadai.
Sementara itu sang ayah yang berprofesi sebagai petani merasa kesulitan untuk biaya operasi anaknya, atas bantuan Pemerintah daerah dan Perantau zaskia bisa melaksanakan operasi tahap pertama, dilanjutkan tahap kedua pada pertengahan 2019 dan saat ini sudah menjalankan rekonstruksi wajah tahap ke 3.
Beruntungnya, biaya operasi zaskia ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan, sementara itu untuk biaya keberangkatan dan penginapan keluarga selama disana merupakan hasih sumbangan dari para dermawan. (pry)