PASAMAN, METRO – Keberadaan lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah itu terutama bagi warga yang miskin atau kurang mampu dan membutuhkan. Bantuan Baznas Pasaman salah satu program untuk mendongkrak ekonomi masyarakat terutama yang membutuhkan modal usaha.
Butuh modal berusaha, biaya berobat di rumah sakit, santunan untuk fakir dan jompo, rumah tangga miskin, biaya pendidikan anak, bedah rumah untuk rumah tidak layak huni (RTLH) dan lainnya bisa dibantu oleh Baznas.
Dari informasi yang dihimpun, hingga periode September 2019, tercatat total penerimaan zakat oleh Baznas mencapai Rp4,225 miliar lebih. Dana tersebut disalurkan kepada 5.978 orang warga kurang mampu.
“Adapun total dana yang sudah kita salurkan berjumlah Rp3,893 miliar. Dana ini kita salurkan kepada warga yang membutuhkan bantuan,” ungkap Ketua Baznas Pasaman, Ustadz Syafrizal.
Saat ini, kata dia, Baznas memiliki lima program unggulan, terdiri atas Pasaman Sejahtera, Pasaman Sehat, Pasaman Cerdas, Pasaman Peduli dan Pasaman Imtaq.
Syafrizal optimis, hingga akhir tahun nanti, Baznas mampu mengumpulkan dana zakat hingga mencapai Rp5 miliar lebih.
Syafrizal menambahkan, bahwa penerimaan dana zakat oleh Baznas setempat terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Seperti pada 2017, total penerimaan sebesar Rp3,770 miliar, 2018 Rp4,997 miliar.
“Untuk 2019 sampai dengan September, penerimaan sudah mencapai Rp 4,225 miliar,” katanya. (cr6)





