DHARMASRAYA, METRO–Setelah sekian lama terbangkalai tanpa ada pembangunan yang jelas, tahun 2016 Pemkab Dharmasraya di bawah kepemimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Amrizal Dt Rajo Medan bertekad akan menyelesaikan pembangunan RSUD Sungaidareh yang berlokasi di Km 4 Pulaupunjung.
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, secara bertahap akan terus melanjutkan pembangunan RSUD Sungaidareh sampai selesai. Bahkan, pihaknya akan terus bekerja keras untuk menggaet anggaran dari pusat untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit yang digadang-gadangkan akan menjadi rumah sakit rujukan tiga provinsi di antaranya, Jambi, Riau dan Sumbar.
Dikatakan, rumah sakit adalah kebutuhan masyarakat Dharmasraya, karena itu bagaimanapun caranya dirinya akan menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini. Apalagi saat ini kondisi tahap awal yang dikerjakan pemerintahan sebelumnya sangat memprihatikan dan kalau tidak segera diselesaikan akan menjadi tambah parah.
”Kita bertekad akan menyelesaikan pembangunan RSUD Sungai dareh ini, karena itu adalah kebutuhan masyarakat Dharmasraya, apalagi uang negara yang sudab masuk ke RSUD ini untuk tahap awal sudah sangat banyak, sangat di sayangkan kalau tidak selesai dan tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Untuk tahun ini, dikatakannya, pemerintah daerah telah menganggarkan anggaran sebanyak Rp. 10 miliar untuk melanjutkann pembangunan RSUD Sungaidareh. Namun, karena tahap awal pembangunannya menggunakan anggaran APBN pihaknya akan mencoba kembali meloby pusat agar bersedia menggontorkan anggaran untuk melanjutkan pembangunannya yang telah terhenti bertahun-tahun.
Bahkan dirinya yakin dalam 3 atau 4 tahun mendatang RSUD telah selesai pembangunannya dan bisa dimanfaatkan masyarakat. “Kita mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk membantu melanjutkan pembangunan RSUD ini,” tegasnya.
Kadis PU Dharmasraya Junaidi Yunus membenarkan, telah mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan RSUD Sungaidareh melalui APBD tahun A2016 sebanyak Rp10 miliar.
Namun karena awalnya pembangunan RSUD ini adalah bantuan pusat, untuk itu pemerintah daerah akan meloby pusat untuk kembali menganggarkan kelanjutan pembangunan RSUD Sungaidareh. Saat ini perkiraan RSUD bisa selesai dibutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar lagi.
”Kita tentu berharap kalau bisa pusat yang membantu menyelesaikan pembangunan RSUD ini dan setelah selesai diserahkan ke daerah. Kita tidak mau ada tumpang tindih anggaran APBN dan APBD dalam pembangunan RSUD ini. Tapi kita yakin dengan perjuangan yang gigih pada APBNP 2016 akan tersedia anggaran untuk pembangunan RSUD Sungaidareh yang selama ini kita harapkan,” jelasnya. (hen)





