PARIAMAN, METRO – Wali Kota Pariaman H Genius Umar mengucapkan banyak terima kasih kepada Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera yang telah bersedia mengadakan rakernis ini di Kota Pariaman.
“Sehingga secara tidak sengaka, P3E telah membantu promosikan Kota Pariaman,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin, usai daerahnya menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) laboratorium penguji kualitas lingkungan se Sumatera.
Ia mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera yang saat ini diwakili oleh kepala Bidang evalusai dan tindak lanjut pengelolaan SD LH P3ES Suharyanto yang telah memberikan kesempatan kepada Kota Pariaman untuk menjadi tuan rumah rakernis tahun ini, semoga masih ada kegiatan yang lain dari kementerian dan Kota Pariaman siap menjadi tuan rumah apapun kegiatannya.
Saat ini Kota Pariaman sedang melakukan perkembangan pariwisata mulai membuat penangkarang penyu, kawasan hutan mangrove sampai membuat konsep Pariaman Water Front City, Kota Pariaman menjadi KOTAKU. Hal tersebut tentu tidak lepas dari semua pihak dan semua usaha dilakukan untuk penjagaan lingkungan supaya lebih baik.
“Artinya sensitifitas dari pemerintah dan masyarakat dalam hal menjaga lingkungan sampai saat ini berjalan dengan baik. Sehingga kedepan saya fikir dengan kita menjaga lingkungan dengan baik ini akan mendatangkan sumber ekonomi kepada kita,” jelasnya.
Laboratorium Kota Pariaman sejak berdiri pada Tahun 2014 lalu sampai saat ini sudah mempunyai banyak perkembangan dan kemajuan sehingga dengan adanya rakernis ini sekaligus akan menjadikan bahan perbandingan dan motivasi bagi UPTD Labor sendiri.
“Rakernis ini akan menjadimotivasi kami untuk selalu membenahi laboratorium lingkungan Kota Pariaman. Ada kelebihan dan ada kekurangan, namun apapun bentuk kekurangan yang belum terpenuhi oleh laboratorium saat ini, pada Tahun 2020 akan dilakukan pembelian kelengkapan alat. Seperti saat ini, UPTD Laboratorim lingkungan hanya baru mempunyai alat deteksi air. Pada Tahun 2020, Kota Pariaman akan membeli alat untuk memeriksa kadar udara agar kita bisa mengetahui, sehat atau tidak udara di Kota Pariaman,” terangnya.
Sementara itu Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera yang diwakili oleh Suharyanto mengatakan kegiatan ini adalah komitmen dari Kepala P3E Sumatera Amral Feri untuk kemajuan Laboratorium di Sumatera. Tahun depan Komite Akreditasi Nasional (KAN) akan bertanggung jawab terhadap dunia internasional bahwa seluruh Laboratorium yang terakreditasi di Indonesia mesti menerapkan ISO 17025 yang terbaru 2017.
“Ini sudah harus dipersiapkan, maka dalam rakrenis ini mari kita mengambil manfaat yang sebesar – besarnya mulai dari pemaparan materi, bertukar fikiran dan mendapatkan motivasi dari masing – masing UPTD laboratorium yang hadir, “ ungkapnya.
Acara yang diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari Kepala UPT Laboratorium se Sumatera ini dilaksanakan satu hari penuh dengan pemateri Kepala Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Herman Hermawan, kepala Bidang evalusai dan tindak lanjut pengelolaan SD LH P3ES Suharyanto dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) Dian Asriani. (efa)





