METRO PESISIR

Basmi Perusak Tanaman Petani, Pemkab Kerahkan Sniper Tupai

0
×

Basmi Perusak Tanaman Petani, Pemkab Kerahkan Sniper Tupai

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan membasmi hama tupai perlu kebersamaan semua pihak dalam berbagai kondisi lingkungan. Baik tingkat korong, nagari, kecamatan maupun kabupaten atau propinsi. Salah satu kebersamaan yang dilakukan masyarakat Korong Ganting Sungai Asam bersama tim kombatsena dalam memburu hama tupai dalam daerahnya.
“Pemkab Padangpariaman mendukung kebersamaan yang dilakukan masyarakat Korong Ganting, Kenagarian Sungai Asam dalam membasmi hama tupai. Sehingga tanaman para petani dalam korong atau nagari tersebut dapat ditekan dari serangan hama tupai,” kata Suhatri Bur bersama tim Kombatsena (sniper hama tupai ) di Korong Ganting Sungai Asam, kemarin.
Katanya, pelaksanaan memburu hama tupai ini sangat membantu masyarakat petani kelapa, coklat atau jenis tanaman lainnya yang sering dirusak hama tupai. Atas dasar itulah lanjutnya, Pemkab Padangpariaman melalu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pertanian terus mengupayakan pemberantasan hama tupai karena telah menjadi ancaman bagi meningkatkan hasil produksi para petani buah-buahan.
“Namun demikian pemberantasan hama tupai tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan diperlukan peran serta masyarakat. Kerja sama masyarakat dengan kombatsena ini telah sangat tepat dalam memburu hama tupai,” ujarnya.
Ia mengatakan banyak petani buah-buahan, terutama kelapa yang mengeluhkan hama tupai sejak beberapa bulan terakhir yang mengakibatkan hasil produksi tanaman mereka tidak maksimal.
“Jika tidak diberantas secara berkelanjutan, tentu sebaran hama tupai bisa semakin meluas. Apalagi keberadaan tupai itu menyebar serta merata di seluruh jorong atau nagari saat ini di Kabupaten Padangpariaman,” ujarnya.
Suhatri Bur mengatakan selain dinilai mampu membantu peningkatan hasil tanaman petani, khususnya buah-buahan seperti kelapa, mangga, durian dan lainnya, kegiatan buru tupai juga dapat sebagai sarana menyalurkan hobi masyarakat dalam berburu tupai serta mempererat silaturahmi antar sesama. “Petani terbantu, hobi pun dapat disalurkan sehingga kegiatan itu sangat menguntungkan masyarakat,” ujarnya.
Berburu tupai ini katanya, merupakan salah satu upaya masyarakat dalam memberantas hama tanaman, sehingga beberapa waktu ke depan bisa saja dilaksanakan di daerah lain dengan tujuan serupa. Apalagi secara umum, sebutnya sasaran hama tupai saat ini di Padangpariaman adalah buah kelapa dan coklat.
Kenapa tidak katanya, seekor tupai bisa memakan dua butir kelapa per harinya. Apalagi jika saat ini tersebar puluhan hingga ratusan tupai, tentu sangat merugikan hasil produksi para petani. Jika diperkirakan ada 300 ekor tupai yang berhasil diburu, tentu dapat meningkatkan hasil produksi petani.
“Dengan demikian  pemberantasan hama tupai ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya petani buah-buahan. Karena itu saja mengajak masyarakat kenagarian seluruh Kabupaten Padangpariaman untuk mengalakan berburu tupai disamping bebruru hama lain seperti buru babi,” tandas Suhatri Bur yang dijagokan menjadi Bupati Padangpariaman lima tahun ke depan. (efa)

Baca Juga  Disdukcapil Komit Tingkatkan Pencatatan Kelahiran dan Kematian