PADANG, METRO – Untuk menjamin perlindungan HAM di Kota Padang, Bagian Hukum Setko Padang menggelar kegiatan sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (Ranham), di salah satu hotel di Kota Padang, Senin (28/10).
Pemko Padang terus berkomitmen menghormati pemenuhan, perlindungan, pemajuan dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi setiap warga negara di Kota Padang.
Kabag Hukum Setko Padang, Yopi Krisnova mengatakan, Ranham dilaksanakan sebagai upaya untuk menjamin penyelenggaraan HAM di Kota Padang.
Ia menyebutkan, Ranham tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Pepres) 75 Tahun 2015 tentang Ranham, bahwa tidak ada lagi tindakan-tindakan dan kegiatan yang tidak mendukung HAM di seluruh daerah di Indonesia.
Ia menjelaskan, 7 indikator tentang Ranham tersebut meliputi jaminan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, sarana dan prasarana, pekerjaan, dan jaminan hak penyandang disabilitas.
“Seluruh OPD di lingkungan Pemko Padang jika melakukan kegiatan atau pembagunan harus berpedoman dan memenuhi 7 indikator tersebut untuk keadilan masyarakat Kota Padang,” ungkapnya.
Yopi mengungkapkan, kegiatan Ranham ini merupakan agenda tiap tahun yang hasilnya harus dilaporkan kepada Kantor Kesekretariatan Presiden yang akan menilai apakah kota atau kabupaten di Indonesia sudah ramah terhadap HAM.
“Kota Padang sendiri sejak tahun 2014-2018 telah mendapatkan penghargaan sebagai Kota Peduli HAM. Hal itu ditunjang dari banyaknya Perda dan Perwako yang telah memenuhi indikator Ranham tersebut,” jelasnya.
Perda dan Perwako yang telah dibuat dan diimplementasikan oleh Pemko Padang meliputi Perda ramah disabilitas, Perda pembinaan dan perlindungan anak, dan Perwako tempat ibu menyusui.
Untuk tahun 2019, Pemko Padang telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap program-program dan pembangunan yang dilakukan oleh instansi terkait apakah sudah sesuai dengan 7 indikator Ranham.
“Sebagai contoh jaminan pendidikan, yaitu sekolah yang ada di Bungus kekurangan tenaga pengajar, maka kami minta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang untuk mencari solusi agar anak-anak di sana mendapatkan jaminan pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Asisten 1 Setko Padang Edi Hasymi berharap, sosialisasi tersebut dapat diikuti dengan sungguh-sungguh dan para peserta dapat menyerap materi dengan maksimal, sehingga apa yang diperoleh dari sosialisasi ini bisa dijadikan bekal dalam menjalankan tugas di lingkungan kerjanya masing-masing.(tin)





