METRO PADANG

2020 Lapas Wanita Dibangun di Padang

0
×

2020 Lapas Wanita Dibangun di Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sumbar berencana akan membangun lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus perempuan di Kawasan Anakair, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.
Kakanwil Kemenkumham Sumbar Suharman yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar, Sunar Agus dan Kepala Divisi Imigrasi Kemenkumham Sumbar Yayan Indriana menyebutkan, Pembangunan Lapas Wanita tersebut, mengatakan, direncanakan tahun anggaran 2020.
“Nanti, Insya Allah dianggarkan tahun 2020 akan dibangun lapas berjejer dengan rutan anak air lapas khusus wanita. Kemungkinan pembangunan lapas wanita ini mencapai anggaran Rp 28 Milyar. Mudah-mudahan terlaksana,” ujarnya disela-sela peringatan Hari jadi Dharma Karyadhika ke-74 dikantor Kanwil Kemenkunham jalan S. Parman kemarin, (30/10).
Suharman menambahkan di Sumbar terdapat 26 lapas atau rutan over telah over kapasitas, yaitu Lapas Biaro Bukittinggi, Lapas Muaro Padang dan Lapas Kota Pariaman,” Kalau lapas yang lain boleh dikatakan over kapasitasnya masih tingkat yang wajar wajar saja di Sumbar,” ujarnya.
Ditambahkannya, untuk mengatasi Lapas yang over kapasitas kita akan mengambil kebijakan berupa evaluasi bagi narapidana yang masa hukumannya lama atau tergolong tinggi ,” Nanti narapidana yang hukumnya yang tinggi akan dievaluasi dan dipindahkan ke LP yang kelas 1 didaerah lain yang ada di Sumbar. Dan yang lapas yang lainnya akan menyesuaikan dengan kondisi yang ada lapas atau rutan masing-masing daerah,” katanya.
Selain itu, Sunar Agus Kadiv Permasyarakatan menambahkan sekarang Narapidana telah diberi keterampilan agar mereka produktif,” Jadi kita canangkan bahwa tidak ada satu lapas yang tidak produktif dan pergerakan, seperti Lapas Muaro contohnya telah membuat perkayuan dan perbengkelan atau otomotif. Jadi warga binaan dilatih produktif memproduk jasa yang yang punya nilai “ urainya.
Sementara, masih dalam rangkaian HUT HDKD ke 74 , Kadiv Imigrasi Sumbar Yayan Indriana, mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika ini Kemenkunham divisi Migrasi melakukan berbagai kegiatan seperti Donor Darah, Bakti sosial dan Kegiatan Pembuatan Paspor Simpatik.
“Jadi yang paling yang dirasakan respon positif bagi Masyarakat yakni pelayanan paspor simpatik selama dua hari 26-27 Oktober lalu di Kantor Migrasi Kelas 1 A Padang dan dilaksanakan juga oleh Migrasi di Kabupaten Agam yang bertempat di Istana Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar.
Alhamdulillah Antusias masyarakat itu sangat luar biasa dengan kegiatan pemberian layanan paspor simpatik tanpa online, tetapi walk in dan langsung jadi,” pungkasnya. (cr1)