SUDIRMAN, METRO – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar menganggarkan Rp2 miliar untuk pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Kepala BKD Sumbar, Abdul Gafar menjelaskan, dari Rp2 miliar anggaran tersebut, untuk membiayai mulai dari tahapan awal sampai akhir, yang perkiraan awal seluruh kegiatan tuntas di 2019.
Ternyata setelah jadwal dari pusat keluar, kata Abdul Gafar, tahapan CPNS dilaksanakan sebagian di 2019 dan tes pada 2020. Dengan kondisi itu, anggaran 2019 yang telah disediakan tidak bisa dipakai seluruhnya. Hanya Rp800 juta yang diambil untuk kegiatan CPNS 2019, sedangkan Rp1,2 miliar akan dianggarkan pada APBD 2020 untuk membiayai tahap tes berbasis computer atau CAT.
“Tahun ini anggaran hanya untuk pendaftaran hingga seleksi administrasi berkas. anggaran paling banyak itu tersedot untuk CAT,” kata Abdul Gafar, Selasa (29/10).
Menurut Abdul Gafar, pelamar sudah bisa mendaftar secara online di laman sscn.bkn.go.id pada 11 November 2019 mendatang. Pada lowongan CPNS tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumbar, mendapatkan 603 formasi, terdiri atas tenaga pendidik 336 orang, tenaga kesehatan 159 orang, dan tenaga teknis 108 orang.
“Awalnya kita usulkan 1.009 formasi termasuk PPPK, tetapi yang keluar dari pusat hanya untuk CPNS,” tutur Abdul Gafar.
Abdul Gafar berpesan, pelamar agar tidak mempercayai siapapun yang menjanjikan bisa meluluskan CPNS dengan biaya tertentu. Sebab pelaksanaan ujian CPNS berbasis komputer yang hasilnya transparan.
Seperti ramai diberitakan, Pemprov Sumbar menyiapkan 3.521 formasi untuk penerimaan CPNS tahun 2019 ini. Selain untuk provinsi, jumlah tersebut juga mencakup kebutuhan untuk Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumbar. Formasi itu hanya untuk CPNS. Tidak ada lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
“Sesuai instruksi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), saat ini lowongan untuk PPPK tidak dibuka,” jelas Abdul Gafar.
Formasi CPNS yang dibuka adalah tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis dari berbagai bidang. Pengumuman rekruitmen akan dimulai serentak secara nasional akhir Oktober 2019 ini.
Seleksi administrasi berkas pelamar dilakukan November mendatang dan pengumuman hasil seleksi administrasi diumumkan Desember. Setelah itu, dilanjutkan dengan seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang akan dilaksanakan akhir Januari 2020 dan Februari 2020, serta Pengumuman hasil dan pemberkasan CPNS bulan Maret sampai dengan April 2020.
Adapun rincian formasi CPNS di Sumbar yakni, Provinsi Sumbar sebanyak 603 kuota, Kabupaten Pasaman sebanyak 80, Kabupaten Sijunjung 153, Kabupaten Dharmasraya tersedia 187, Kota Sawahlunto 116, Kabupaten Pasaman Barat 266, Kota Bukitinggi sebanyak 98, dan Kabupaten Agam 99 formasi.
Kemudian, Kota Padangpanjang sebanyak 105, Kota Padang ada 375 kuota, Kabupaten Padangpariaman 126, Kabupaten Limapuluh Kota 365, Kabupaten Pesisir Selatan 159, Kabupaten Tanahdatar ada 169, Kabupaten Solok 90, Kota Solok 68, Kabupaten Solok Selatan 125, Kota Pariaman 177, Kabupaten Mentawai 160, dan Kota Payakumbuh 0 (nihil). (mil)





