PADANG, METRO – Smartfren terus mendorong generasi milenial untuk memanfaatkan layanan jaringan internet secara maksimal sehingga dijadikan sebagai peluang berwirausaha atau entrepreneurship. Pasalnya, enterpreuner muda diyakini sebagai salah satu jalan membangun bangsa.
Hal itu diungkap Heru Kurniawan selaku, VP Business Development PT Smartfren Telecom di dampingi Jefrie selaku Regional Brand Activition Smartfren, dalam Talkshow di Auditorium Universitas Andalas, Senin (21/10). Ia berharap agar layanan seperti Kuota Super 4G Unlimited dan Super 4G Kuota dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, generasi milenial harusnya lebih memanfaatkan internet tidak hanya untuk browsing, streaming, dan chatting. Tetapi, dimanfaatkan untuk mencari peluang berwirausaha,” kata Heru.
Heru mencontohkan, di negara-negara maju menunjukkan, jumlah pelaku wirausaha paling sedikit 14 persen dari rasio penduduknya. Di Amerika Serikat misalnya, lebih dari 60 persen generasi milenialnya lebih memilih menjadi pelaku wirausaha ketimbang bekerja di perusahaan.
“Kondisi ini berbanding terbalik dengan di Indonesia, dimana orang berlomba-lomba menjadi pegawai. Salah satu ilmu yang diyakini Smartfren dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa adalah ilmu entrepreneurship atau kewirausahaan,” ungkap Heru.
Heru menjelaskan, dalam event ini pihaknya mengajak para mahasiswa untuk terus mengembangkan dirinya. Seperti bagaimana menjadi seorang cooperative entrepreneur, dan juga memberikan strategi bagaimana menjadi pengusaha kreatif di era digital.
“Bahkan kami juga memberikan wawasan keilmuan di bidang usaha bagi para mahasiswa. Seminar ini juga mengajak mahasiswa untuk mendapatkan tambahan penghasilan dan selain juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk memperoleh paket dan layanan Smartfren,” ujar Heru Kurniawan.
Ketua pelaksana Rangga Pratama Putra mengatakan pihaknya menghadirkan Talkshow mengangat tema “Menumbuhkan Kreativitas Generasi Muda dalam Bidang Teknologi serta Kewirausahaan” yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas.
“Kami hadirkan event ini, sebab kami melihat bahwa calon calon pemimpin ini harus mempunyai bekal yang cukup untuk memajukan bukan hanya dirinya, namun juga bangsa dan negara, ” pungkasnya. (rgr)





