PASBAR, METRO – Warga Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) geger dengan penemuan mayat wanita bardarah di dalam rumah. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Lahan II PT Agro Wiratama, Jorong Air Haji, Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur.
“Mayat wanita berdarah tersebut diketahui bernama Delfi Wati Manulang (41),” kata Kapolres Pasbar AKBP Ferry Herlambang didampingi Kasat Reskrim AKP Afrides Roesma, Jumat (11/10).
Dikatakan Ferry, dugaan pembunuhan itu diketahuinya berawal dari laporan Kapolsek Lembah Melintang Iptu Alfian pada Kamis (10/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Bahwa ada laporan dari masyarakat, ditemukan mayat wanita di dalam rumahnya pada perumahan PT Agro Wiratama Pasbar.
Selanjutnya pada pukul 21.30 WIB, Kasat Reskrim AKP Afrides beserta Kaur Identifikasi serta anggota Opsnal Reskrim meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
Sampai di TKP, ditemukan wanita dewasa dengan posisi tertelungkup bersimbah darah. Pada tubuh korban ditemukan luka tusukan sebanyak empat lubang. Dua lubang pada bagian dada sebelah kiri, satu lubang pada dada bagian kanan dan satu lubang lagi pada lengan kiri. Selanjutnya dua lubang pada dada sebelah kiri.
AKP Afrides menambahkan, tidak hanya itu saja, pada kosen jendela rumah ditemukan sebilah pisau terbuat dari besi dengan gagang kayu yang dibalut atau diikat karet ban yang berlumuran darah. Di samping pisau terdapat sebuah puntung rokok merek Luffman.
Dikatakan Afrides, di dalam rumah terdapat dua buah kamar, dengan darah yang berceceran. Pada kursi makan terdapat jejak yang diduga sendal atau sepatu serta pada NCB Listrik dalam rumah korban didapat bercak darah. “Di dapur juga ditemukan ceceran darah,” terangnya.
Dari beberapa orang saksi yang telah diambil keterangannya, didapatlah cerita bahwa pada pukul 19.00 WIB, saksi pertama mendengar suara minta tolong dari arah rumah korban lalu saksi memberitahunya kepada saksi kedua. Lalu beberapa orang saksi ini melaporkan kejadian ke Polsek Lembah Melintang.
Tim Polres dan Polsek saat pertama kali sampai diTKP mengintip dari jendela ada orang yang sedang tertelungkup di dalam ruangan. Sedangkan pintu depan dalam keadaan terkuncit. “Tim mendobrak pintu depan untuk masuk ke dalam rumah,” terangnya.
Selanjutnya mayat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar di Padang guna dilakukan autopsi.
“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Delapan orang saksi di Mapolres Pasbar dan akan diupayakan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut,” terang Afrides. (end)





