METRO PADANG

Ubur-Ubur Blue Bottle Muncul di Pasia Jambak

0
×

Ubur-Ubur Blue Bottle Muncul di Pasia Jambak

Sebarkan artikel ini

PASIA JAMBAK, METRO – Ubur-ubur blue bottle mulai bermunculan di Pantai Pasia Jambak, Kecamatan Kototangah sejak Sabtu (5/10) lalu. Keberadaan ubur-ubur itu bisa membuat aktivitas nelayan terganggu dan para pengunjung yang datang. Terutama anak-anak yang tak mengetahui bahwa binatang itu bisa mematikan manusia jika tersengat.
Yose (40), salah seorang komunitas konservasi penyu menyampaikan ubur-ubur tersebut sudah merajalela di kawasan Pantai Pasia Jambak. Jumlahnya ratusan, namun hasil penelusuran pada radius 100 meter hanya ada puluhan ekor dan berhasil diambil.
“Ubur-ubur yang ditangkap itu langsung dikubur, supaya tak menimbulkan korban jika dibiarkan hidup,” ujar Yose, Senin (7/10).
Dengan kemunculan ubur-ubur blue bottle tersebut, diharapkan Pemko Padang untuk membuat larangan mandi di pantai untuk sementara. Ini demi mewujudkan keselamatan pada masyarakat dan menghindari jatuhnya korban.
“Kepada pengunjung yang datang ke pantai, diminta waspada dan berhati-hati. Jangan sampai lengah orangtuanya, nanti anak jadi korban gigitan ubur-ubur,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Padang, Guswardi mengimbau kepada para nelayan untuk tidak menangkap ikan di bibir pantai. Hal itu demi kenyamanan para nelayan dan menghindari korban jiwa.
“Untuk tindakan yang akan dilakukan DKP, kita akan tangkap dengan jaring, sehingga aktivitas nelayan menangkap ikan tak terganggu dan kelangkaan ikan tak terjadi.
Dan kepada masyarakat atau pengunjung diminta tak lengah dalam hal ini, apalagi anaknya dilepaskan bermain tanpa kontrol. Ini kan bahaya dan risikonya besar jika tersengat,” ujarnya.
Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Padang Wismar Pandjaitan, meminta kepada Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengambil tindakan cepat, agar masalah ini tak lama terjadi serta stok ikan tidak terputus.
“Kepada nelayan diharapkan waspada dalam melakukan aktivitas melaut, jika tak memungkinkan berhenti dulu. Dan kepada warga diimbau tak mendekat ke pantai, apalagi bermain tanpa pengawasan, nanti yang kena warga juga,” ucap kader PDI-P ini. (ade)

Baca Juga  Jangan Jadikan Pantai Pasie Jambak Tempat Mesum, Pemko Minta Pengelola Pasang Rambu-rambu