BERITA UTAMA

Tertidur Lelap, Rumah Terbakar, Ayah dan Anak Nyaris Terpanggang

0
×

Tertidur Lelap, Rumah Terbakar, Ayah dan Anak Nyaris Terpanggang

Sebarkan artikel ini

PADANGPANJANG, METRO – Rumah permanen milik Ujang (50) habis terbakar saat dirinya tengah tertidur pulas bersama anaknya. Api yang diiringi kepulan asap dari kediaman korban membuat warga Jorong Pincuran Tinggi Nagari, Panyalaian Kecamatan X Koto, Tanah Datar, buncah. Sabtu (5/10), sekitar pukul 23.00 WIB.
Informasi dihimpun di lapangan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui warga setelah kobaran api terlihat dari atap rumah korban. Mengetahui kejadian tersebut, warga setempat langsung ke lokasi kejadian dan memberitahu korban kalau rumahnya terbakar.
Sementara Ujang dan anaknya Bagus (24) hampir saja saat itu terpanggan api yang terus berkobar dari atap rumahnya. Tidur mereka yang begitu pulas tak merasakan panasnya hawa api. Pada hal saat itu, api terus menjilati dan merambat ke dinding rumahnya.
Beruntung warga yang mengetahui kejadian itu cepat membangunkan korban dan mengevakuasi dari dalam rumah. Setelah itu warga langsung melaporkan kejadian tersebut pada Polsek dan kantor pemadam kebakaran terdekat.
“Untunglah warga cepat membangunkan mereka sehingga tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu. Ya, rumah dan seisinya ludes terbakar,”ujar salah seorang warga setempat.
Bagus anak korban membenarkan mereka mengetahui rumah terbakar setelah warga membangunkan mereka dan menyuruh segera keluar dari rumah. Pasalnya, api perlahan terus merambat kesejumlah bagian di dalam rumah.
“Saya berterima kasih pada warga telah menyelamatkan saya dari api. Jika warga terlambat memberitahu saya dan ayah, barangkali saya sudah ikut terbakar, “ ucap Bagus.
Terpisah, Kapolsek X Koto AKP Rita Saryanti, membenarkan telah terbakarnya bangunan rumah permanen milik Ujang, warga Panyalaian. Atas kejadian tersebut, pihak Polsek telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi data.
“Kasus kebakaran sudah dalam penyelidikan kami untuk didalami,” sebut Rita Saryanti saat dihubungi Posmetro Minggu siang (6/10).
Ketika ditanyakan terkait sumber api, Kapolsek X Koto yang akrap dipanggil Bunda Rita tersebut menjelaskan. Pihaknya masih melakukan pendalaman kasus. Hingga saat ini personil masih turun ke lokasi menyelidiki sumber api,” sebut Bunda Rita.
Dikatakannya, saat ini penyidik telah memanggil sejumlah saksi saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Atas kejadian tersebut kerugian korban diperkirakan mencapai ratusan juta,” pungkasnya. (rmd)