METRO PESISIR

Lahirkan Inovasi, Minimalisir Risiko Bencana, Perlu Simulasi untuk Warga di Malam Hari

0
×

Lahirkan Inovasi, Minimalisir Risiko Bencana, Perlu Simulasi untuk Warga di Malam Hari

Sebarkan artikel ini

PDGPARIAMAN, METRO  – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni memberikan apresiasi kepada Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman beserta jajaran, karena telah melahirkan inovasi-inovasi baru untuk antisipasi, bersiaga dan meminimalisir risiko bencana terjadi dalam daerahnya.
Persoalan tersebut disampaikan Ali Mukhni saat membuka Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Penyusunan Dokumen Kajian Daerah Potensi Bencana Kabupaten Padangpariaman tahun anggaran 2019, akhir pekan lalu.
Turut hadir Ketua DRR Indonesia Provinsi Sumatra Barat, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sekretaris Dewan, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
“Selain pembuatan master plan dan penyusunan dokumen yang dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya pencegahan bencana, kami juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat selalu berdoa kepada Allah SWT agar Kabupaten Padangpariaman yang sangat kita cintai ini dapat terhindar dari musibah dan bencana,” katanya menaruh harapan.
Orang nomor satu di Kabupaten Padangpariaman itu juga mengatakan bahwa hendaknya pemerintah harus peduli terhadap kebencanaan, ketika pemerintah sudah tidak peduli dengan kebencanaan maka dapat dianggap sebagai pembunuh berdarah dingin.
“Berdasarkan saran Kepala BNPB, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman merencanakan mengadakan simulasi bencana pada malam hari, karena hal ini sebelumnya belum pernah dilakukan di Kabupaten/Kota manapun di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu hal ini dilakukan untuk menambah pemahaman masyarakat tentang siaga bencana  baik itu siang  maupun malam hari,” tambahnya.
Ali Mukhni peraih penghargaan Satya Lencana Pembangunan itu  mengatakan dengan adanya workshop ini dapat mengecilkan risiko jika terjadi bencana di Kabupaten Padang Pariaman karena bisa mengetahui langkah tepat yang dilakukan ketika terjadi bencana.
Peraih penghargaan Pembina Proklim 2019 itu juga berepesan  agar para peserta dapat mengikuti acara sampai akhir sehingga mendapat ilmu tentang kebencanaan  dan dapat mensosialisasikan ilmu tersebut  di tengah masyarakat sehingga masyarakat paham dengan kebencanaan dan tindakan tepat yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.(efa)