PADANG, METRO – Satu pelaku yang terlibat dalam komplotan perampok lintas provonsi yang dikenal sadis, diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Kilangan setelah melakukan perburuan hingga ke tempat persembunyiannya di Kabupaten Sijunjung, Rabu (2/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Penangkapan itu bekerjasama dengan jajaran Polsek Sijunjung.
Perampok bernama Anto (42) itu ditangkap usai beraksi di wilayah Lubukkilangan dengan korban seorang wanita yang sudah lanjut usia (lansia). Pelaku menculik korban dan kemudian memukuli korban hingga merampas perhiasan korban di dalam mobil. Setelah menguras habis harta bendnya, korban ditinggalkan begitu saja.
Informasi yang diterima, aksi perampokan sadis itu terjadi pada kamis (18/7) yang lalu. Ketika itu, korban bernama Anni (65), warga Indarung sedang duduk di teras rumahnya. Ketika itu datang pelaku Anto bersama temannya menggunakan mobil Toyota Avanza berhenti di depan rumah korban.
Pelaku Anto turun dari mobil menghampiri korban dan bertanya dimana lokasi masjid, dengan alasan akan memberikan bantuan mukenah ke masjid. Ketika korban mendekat, pelaku langsung menarik korban ke dalam mobil dan membawanya ke kawasan Padang Besi.
Sesampai disana, pelaku menganiaya korban dan memukuli wajahnya hingga mengalami luka-luka lebam. Setelah korban tak berdaya, pelaku merampas perhiasan kalung emas korban. Dalam kondisi terluka, korban kemudian ditinggalkan di pinggir jalan.
Tak terima atas kejadian itu, korban langsung melaporkan aksi perampokan itu ke Polsek Lubukkilangan. Setelah dilakukan penyelidikan selama lebih kurang tiga bulan, akhirnya pelaku dapat ditangkap ditempat persembuyianya di kawasan Kabupaten Sijunjung sedangkan temannya berhasil kabur.
Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Zulkafde mengatakan, terungkapnya identitas pelaku setelah mobil yang digunakan pelaku ketika beraksi berhasil ditemukan melintas di kawasan Indarung. Pihaknya memberhentikan mobil tersebut di depan Mapolsek. Namun, ketika diperiksa, ternyata orang yang di dalam mobil bukan pelaku perampok, melainkan perental mobil.
“Orang yang kita hentikan ternyata Cuma merental mobil dan dipastikan mobil itu bukan miliknya. Tetapi, mobil itu diketahui merupakan mobil yang digunakan untuk merampok korban. Kita mengamankan mobil tersebut dan berkoordinasi dengan pemilik mobil rental tersebut,” kata Kompol Zulkafde.
Dijelaskan Zulkafde, dari keterangan pemilik mobil rental, di tanggal terjadinya peristiwa pencurian disertai dengan kekerasan itu, yang merental mobil bernama Anto. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung melacak keberadaan pelaku yang ternyata berada di Kabupaten Sijunjung.
“Kita dibantu Polsek Sijunjung berhasil menangkap pelaku di rumah persembunyian. Sedangkan temannya berhasil kabur dari penangkapan. Diduga pelaku merupakan perampok antar provinsi karena pelaku di ketahui merupakan komplotan perampok Pekanbaru. Modusnya rental mobil dan beraksi merampok,” pungkasnya. (r)





