PADANG, METRO – Rumah bertingkat yang berada di kawasan permukiman padat penduduk Jalan Koto Baru Banuaran, RT 01 RW 02, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, mengalami kebakaran, Senin malam (30/9) sekitar pukul 23.15 WIB. Namun, pemadaman sempat terkendala lantaran rumah yang terbakar berada di gang sempit yang tidak bisa diakses mobil pemadam.
Untuk melakukan pemadaman rumah milik Buk Tet (55) yang terbakar, petugas harus melakukan penyambungan selang untuk menyemprotkan air ke titik api.
Petugas dibantu warga setempat bahu membahu melakukan pemadaman dengan cepat mengantisipasi api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekirar rumah terbakar.
Kabid Ops Damkar Kota Padang, Basril mengatakan, ketika mendapat laporan adanya kebakaran, pihaknya semula menerjunkan dua unit armada dari markas induk, ditambah satu armada dari Pos Padang Selatan mengingat lokasinya yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
“Ketika kita sampai di lokasi, api telah membakar bangunan sekitar 15 persen. Rumah yang terbakar bertingkat dan api sempat menjalar ke tingkat atas rumah tersebut, sehingga menyebabkan ada beberapa peralatan yang terbakar dan menyulut api cepat membesar,”lanjutnya.
Basril menjelaskan beruntung dalam kejadian tersebut api tidak sempat menjalar ke rumah lainnya karena dapat di antisipasi dengan cepat oleh personel pemadam kebakaran. Namun karena sumber air di lokasi kejadian susah, pihaknya menambah dua armada dari mako pusat sehingga total ada 5 unit armada yang diturunkan untuk memadamkan api.
“Kita sengaja menerjunkan lebih banyak armada biar proses pemadaman cepat. Lokasi sangat padat rumah penduduk. Kalau tidak cepat dipadamkan, api akan merembet ke bangunan lain serta mesjid yang juga berada di sebelah rumah yang terbakar. Kendalanya, lokasi kebakaran gang sempit. Pemadaman berlangsung 1,5 jam,” jelas Basril.
Atas kejadian ini, Basril menuturkan tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil mencapai ratusan juta. Ia juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan aktifitas yang berhubungan dengan api seperti rokok, kompor dan lainnya.
“Yang namanya musibah tidak ada yang tau, namun kita harus selalu waspada dan selalu memperhatikan kondisi rumah baik saat di dalam rumah maupun saat bepergian keluar rumah, usahakan setiap keluar rumah mematikan semua peralatan listrik,”pungkas Basril. (r)





