ADINEGORO, METRO – Putra Minangkabau Andre Rosiade, Selasa (1/10) resmi dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024. Dengan semangat pengabdiannya, Andre memohon semua warga Sumbar dan pendukungnya terus mendoakannya agar bisa mengemban amanah sebaik mungkin. Apalagi, dia sudah mengikrarkan sumpah di gedung Senayan itu.
“Saya sudah mengucapkan sumpah jabatan dengan wakil rakyat. Bekerja sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan. Serta memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Andre, kemarin.
Andre menyebutkan, sebagai Muslim, dia akan memegang teguh sumpah jabatan tersebut, dan akan mengabdi sepenuhnya untuk masyarakat Sumbar. Karena, atas dukungan merekalah Andre bisa melaju ke DPR RI dan akan bersuara lantang menyuarakan aspirasi masyarakat Sumbar. “Kami langsung menyuarakan derita perantau Minang di Wamena Papua di Parlemen,” kata Andre.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Sumbar 1, kata Andre, sudah sewajarnya dia akan berjuang untuk meminta keadilan atas tewasnya 9 orang perantau Minang di Wamena. Juga akan membantu rencana kepulangan perantau karena konflik dan tidak amannya daerah Papua. “Itu adalah tugas kami,” kata Andre yang juga Wasekjen DPP Gerindra ini.
Selain itu, Andre mengatakan tidak akan menjadi dewan yang takut didemo mahasiswa.
“Kami bukan politisi yang takut didemo. Kami siap menerima Anda demonstrasi, mari kita berdiskusi dan menyerap aspirasi,” kata Andre.
Tidak hanya di situ, Andre juga mengaku terdapat persamaan antara dia dan para mahasiswa demonstran yang sama-sama pernah mendemo DPR. Oleh karena itu, dia akan menyambut baik kehadiran teman-teman mahasiswa jika ingin datang dan menyampaikan aspirasi.
“Dan insya Allah teman-teman tidak usah khawatir. Kami adalah anggota-anggota DPR RI era 2019-2024 yang juga sama posisinya dengan teman-teman, pernah ikut demonstrasi, menduduki DPR, pernah nginep di DPR. Teman-teman datang ke DPR, saya, Tobas, akan sambut dengan baik,” katanya.
Di samping itu, Andre meyakini gerakan mahasiswa yang menggeliat saat ini adalah murni berangkat dari keresahan yang ada di masyarakat, tidak ada kepentingan lain yang menunggangi selain kepentingan publik. Ia pun meminta mahasiswa untuk terus melanjutkan perjuangannya dalam menyampaikan tuntutan kepada DPR dan Pemerintah.
“Jadi saya rasa, teman-teman terus saja berjuang sesuai koridor yang teman-teman yakini, tidak usah takut, percayalah mahasiswa kalau memang murni gerakannya pasti didukung rakyat,” ucap Andre.
Andre percaya bahwa mahasiswa yang berdemonstrasi sekarang mereka adalah pimpinannya Ketua BEM mahasiswa, dari lembaga formal, dari badan eksekutif mahasiswa, bukan dari lembaga nonformal di luar kampus. “Sehingga saya yakin mereka tidak ada yang menunggangi,” jelas dia. (r)





