PDG.PARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Padangpariaman Muhammad Fadhly menyatakan dinasnya sekarang menyediakan data center yang dinamai prisma room.
“Prisma room tersebut sebagai pusat riset statistik dan manajemen data kependudukan yang dapat dijadikan untuk penentuan kebijakan pemerintah daerah berbasiskan data yang tepat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Padangpariaman Muhammad Fadhly, kemarin.
Semua itu perlu dilakukan jelasnya, dalam membangun inovasi hingga rampung, harus diwujudkan dengan langkah nyata dan detail. Tidak akan langsung sempurna, tapi melalui semua prosesnya akan membuat inovasi menjadi sempurna.
Dalam mendukung program tersebut katanya, ia sellau melakukan diskusi bersama jajaran tenaga kesehatan untuk menambah wawasan. Sehingga terujut data yang akurat dan tepat.
Setiap tamui datang katanya, berlangsung di Prisma Room Disdukcapil Padangpariaman. Para tamu telah ribuan datang ke Disdukcapil untuk melakukan perbandingan, mulai dari DPRd luar Padangpariaman maupun dalam telah melakukan pertemuan di ruang prisma room tersebut.
Katanya, dalam ruangan tersebut dapat diekspos berbagai data kependudukan, mulai dari perubahan peraturan daerah di Kabupaten Padangpariaman. Selain itu, beberapa inovasi terkini dari Disdukcapil juga dipaparkan guna mendukung pelaksanaan pelayanan stelsel aktif yang diamanatkan oleh Undang-undang yang baru dan harus tercantum dalam perda yang baru. Inovasi seperti layanan mobile, kadoku KTP-el, Alpa Beta, Si Bimo, Si Preti, Bu Papri, Layanan Tamasya, Satria, Laman Ceria dan Inovasi-inovasi lainnya yang bersifat layanan langsung dan layanan teknologi.
Apalagi belum lama ini dinasnya mendapatkan Innovative Government Award 2018 dari Menteri Dalam Negeri juga turut diperkuat oleh inovasi-inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Sebanyak 28 inovasi dari dinas ini memberikan kontribusi terhadap perubahan pelayanan di Kabupaten Padangpariaman. Inovasi dan perubahan tersebut dapat diakses pada website resmi Disdukcapil Padangpariaman dan media sosial resmi milik dinas ini,” pungkasnya. (efa)





