KOTO LALANG, METRO – Sudah hampir setahun, puluhan bus Trans Padang masih ngetem di Terminal Kotolalang, Kecamatan Lubukkilangan. Bus itu tidak beroperasi di jalan raya seperti Bus Trans Padang lainnya.
Jumlah bus yang terparkir mencapai 20 unit. Pantauan POSMETRO, Selasa (24/9) angkutan Trans Padang itu hanya tagak di dalam terminal baik di sisi kanan dan kirinya secara berderetan. Salah seorang warga sekitar mengatakan keberadaan Trans Padang itu sudah satu tahun lamanya dan tidak pernah dibawa keluar atau beroperasi.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Yudi Indrasyani membenarkan hal itu dan mengatakan keberadaan Trans Padang di Kotolalang baru sembilan bulan. Untuk pengoperasiannya, perlu serah terima dari Kementerian Perhubungan kepada Pemko Padang serta semua fasilitasnya tuntas dulu untuk bisa beroperasi.
Selain itu, sarana dan prasarana pendukungnya masih dalam persiapan seperti halte dan lain sebagainya. Jika tak ada halangan, maka pada awal Januari 2020, Trans Padang akan difungsikan seperti cus lainnya.
“Jumlah Bus yang akan dijalankan ada 10 unit dan beroperasi untuk koridor Bungus – Lubukbuaya,” ujarnya.
Untuk saat ini, lanjutnya Trans Padang yang sudah beroperasi ada 25 unit untuk jalur Pasar Raya hingga Lubukbuaya. Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Osman Ayub menyayangkan hal itu serta akan segera memanggil Dishub terkait persoalan ini dalam waktu dekat.
“Kita akan pertanyakan sarana dan prasarana yang disiapkan Dishub itu, sampai dimana prosesnya dan sudah berapa persen selesai,” ujar kader NasDem ini. (ade)





