METRO PADANG

Dermaga Bungus Terancam Ambruk, Tiang Penyangga Menunggu Patah

0
×

Dermaga Bungus Terancam Ambruk, Tiang Penyangga Menunggu Patah

Sebarkan artikel ini

BUNGUS, METRO – Pascaambruknya Dermaga Tanjung Buton, Kabupaten Siak, KepulAuan Riau, Selasa (17/9) lalu ternyata membuat intansi terkait harus berhati-hati. Begitu juga kondisi Dermaga Bungus, Kota Padang yang saat ini terancam ambruk. Itupun jika pihak terkait tidak menyikapi dengan cepat.
Pelabuhan Bungus memiliki status Tipe B ini ternyata dibangun 1992. Namun kini kondisinya sangat memiriskan. Sementara lalu lalang truk yang akan menuju Mentawai dan Padang setiap hari penuh.
Louis (45), seorang warga Mentawai yang akan menuju Mentawai saat ditemuai POSMETRO mengatakan, soal ancaman akan ambruknya dermaga Bungus dirinya tidak mengetahui dengan pasti. Namun yang jelas, ia sekali seminggu sering ke Padang untuk membeli barang dagangan. Memang Dermaga itu agak bergoyang, saat dilewati truk yang akan menuju Mentawai.
Jika informasi tersebut benar tentang dermaga akan abruk, maka seharusnya pihak terkait cepat menyikapinya. “Jangan ada korban dulu, baru kita beraksi. Ini tak masuk akal,” ujar Louis yang menunggu KMP Gambolo menuju Siberut ini.
Senada juga dikatakan Faisol, (43), swasta yang acap ke Mentawai untuk menyelesaikan pekerjaan. Jika benar dermaga sudah tak layak, mbokya direnovasi lagi.
Dermaga itu sangat vital sekali. Sebab di dermaga aktivitas sangat padat. Apalagi saat naik kapal, ditambah beban truk yang akan masuk ke kapal menuju Mentawai.
”Sementara jembatan timbangan tak ada. Bagaimana kita bisa menentukan muatan truk aman atau tak melebihi tonase,” kata Faisol.
Korsatpel Pelabuhan Bungus Yunimun SH mengaku, dermaga Bungus sudah masuk kategori tua. Dibangun 1992, jadi wajar saja sudah tua dan keropos. Lihat saja beberapa tiang penyangga, dermaga yang memiliki panjang 275 meter itu sudah banyak yang rusak.
”Namun untuk lebih jelasnya, langsung saja kepada pihak pengelola yakni Dishub Padang,” ujar Yunimun.
Kadishub Padang Dian Fikri melalui Sekretarisnya Yudi Indra Sani mengakui bahwa dermaga Bungus sudah boleh dikatakan uzur dan perlubu renovasi.
Tragedi yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau yang ambruk Selasa (17/9) secara tiba tiba tak boleh terjadi di Padang.
Kita sudah melakukan pemeriksaan dan melaporkannnya kepada Kadishub Padang. Apakah nanti kita akan membutuhkan pihak PU untuk menguji dermaga itu apakah masih layak atau tidak. Kita masih menunggu koordinasi dengan pimpinan. ”Yang jelas, pihak Dishub Padang sebagai pihak pengelola akan menyikapi dengan segera temuan itu,” tandas Yudi Indra Sani. (ped)