AGAM, METRO – Kakek yang sudah lanjut usia (lansia) yang sempat dilaporkan hilang sejak dua hari belakangan, ditemukan dalam konsidi meninggal dunia mengapung di perairan Muaro Mati, tepatnya di belakang kompleks SMKN 2 Tanjung Mutiara, Rabu siang (18/9).
Korban yang diketahui bernama Ali Munir alias Munin (85) Warga Jorong Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara itu,saat ditemukan posisinya tertelungkup di permukaan air yang berjarak sekitar 1 km dari kediaman nya. Usai ditemukan, jasad korban dievakuasi dna diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
Kasi PMN Tanjung Mutiara Weri Ikhwan mengatakan korban ditemukan setelah pihaknya bersama tim gabungan BPBD Agam melakukan pencarian sejak dua hari belakangan. Sebelum ditemukan, penyisiran dilakukan ke berbagai tempat, namun hingga hari ke-2 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban Munir ditemukan dalam kondisi mengapung dengan posisi tertelungkup. Tubuh korban masih mengenakan pakaian lengkap. Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke Puskesmas Tiku untuk dibersihkan dan kemudian dipulangkan ke rumah duka,” jelas Weri Ikhwan.
Penemuan mayat Ali Munir tersebut sempat membuat warga setempat geger. Ratusan warga berdatangan ke pinggir perairan menyaksikan tim gabungan melakukan evakuasi. Bahkan, warga mengerumini jasad korban yang sudah dimasukkan ke dalam kantung mayat.
“Untuk penyebabnya kita tidak mengetahui secara pasti. Itu kewenangan Polisi. Jasad korban hari ini (kemarin red) dikebumikan oleh pihak keluarga,” pungkasnya. (pry)





