SAWAHLUNTO, METRO – Kebijakan Walikota Sawahlunto dalam memeperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2019 kemarin, hanya memberikan perhatian kepada anak-anak terutama yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) digratiskan masuk objek wisata di Kota Arang berdampak positif bagi wadah bermain bagi WWS.
Walaupun, digratiskan masuk wadah bermain yang dikelola WWS itu, namun malahan menggenjot pendapatannya dari pembelian karcis.
Buktinya, pendapatan PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) sepanjang bulan Agustus 2019 mengalami peningkatan dibandingkan Agustus 2018 sebelumnya. Omset perusahaan dari karcis tiket masuk meningkat meskipun pengunjung anak-anak digratiskan khususnya berusia (0 – 18) tahun. Anak anak sekolah gratis masuk ke seluruh obyek wisata yang ada di Kota Sawahlunto.
Langkah ini dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) dimana Kota Sawahlunto menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya dari Kementerian Perempuan Dan Perlindungan Anak, Walikota Sawahlunto Deri Asta atas nama Pemko Sawahlunto memberikan reward bagi anak – anak usia (0 – 18) tahun selama bulan Agustus 2019, dengan membawa foto kopi kartu keluarga/KTP orang tua/Kartu Identitas Anak/ Keterangan sekolah yang berada di Kota Sawahlunto.
Plt Direktur PT WWS Afridarman SE.MM mengatakan, omset Agustus 2019 cenderung naik jika dibandingkan dengan Agustus tahun 2018 lalu. Promosi secara tidak langsung ini menyebabkan anak anak sekolah dari setiap desa dan kelurahan datang dengan membawa orang tua atau kerabat mereka lainnya.
” Meski anak anak sekolah masuknya gratis, tapi pendapatan perusahaan cenderung naik. Ini ternyata, sebuah terobosan baru dalam promosi,” ujar Afridarman, Selasa (10/9).
Bulan Agustus 2019 PT WWS mencatatkan omset Rp119.297.303 sedangkan di Agustus 2018 omset hanya berjumlah Rp 98.330.746. Terjadi peningkatan omset Rp 20.966.557. (*/boy)





