METRO PADANG

Harga Emas makin Berkilau, Emak-Emak Cari Untung Jual Perhiasan

0
×

Harga Emas makin Berkilau, Emak-Emak Cari Untung Jual Perhiasan

Sebarkan artikel ini

PASAR RAYA, METRO – Kilau harga emas tampaknya masih belum pudar dalam waktu dekat ini. Saat ini, harga emas 24 karat di sejumlah toko di kawasan Pertokoan Merlin, Pasar Raya Padang mencapai Rp1.700.000/emas. Melonjaknya harga emas membuat mayarakat lebih banyak menjual emas dari pada membeli.
Senin (9/9), aktivitas jual beli di toko emas tampak sepi pembeli. Beberapa toko terlihat karyawan yang melayani beberapa pembeli.
Herri, penjual di Toko Emas Samudera, mengatakan harga emas 24 karat sekarang mencapai Rp1.710.000 per emas. Bulan lalu hanya Rp1.650.000 per emas. Dengan naiknya harga emas ini membuat banyak konsumen memilih untuk menjual perhiasan.
Hal itu biasa terjadi di saat harga emas berkilau di pasaran.
“Kalau harga jual mahal, tentu konsumen memilih untuk menjual perhiasan emas mereka. Apalagi sekarang, nilai jual emas cukup tinggi dibanding bulan lalu. Biasanya, faktor ekonomi membuat ibu-ibu menjual perhiasan mereka, seperti membayar uang sekolah anak dan lainnya,” ulas Herri.
Hal sama diungkapkan Andri, penjual di Toko Mas Singgalang. Menurut dia, ketika harga emas berkilau, banyak emak-emak yang punya emas perhiasan maupun batangan langsung buru-buru mau jual. Alasannya, mumpung harga lagi tinggi, bisa dapat untung besar.
“Harga emas 24 karat sekarang Rp1.720.000/emas, sebelumnya harga Rp1.740.000/emas sekitar tiga minggu yang lalu,” tsebut Andri.
Sementara itu, Suharti pengunjung toko emas, mengaku, ia sengaja datang ke toko untuk menjual perhiasan emasnya. Ia terpaksa menjual, karena butuh uang.
“Kalau ada uang lagi baru beli emas lagi, sekarang lebih menjualnya untuk memenuhi kebutuhan anak sekolah. Dan, saya beruntung, karena harga emas naik,” sebut Suharti.
Di sisi lain, Bahrul, penjual di Toko Mas Singgalang Jaya, mengatakan setelah lebaran Idul Fitri lalu lalu, banyak emak-emak yang menjual perhiasan emas. Meski demikian, masih ada juga beberapa konsumen yang datang untuk membeli. (e)