METRO PADANG

Tanpa Dukungan Pemilih, Kami tak ada Apa-apanya

0
×

Tanpa Dukungan Pemilih, Kami tak ada Apa-apanya

Sebarkan artikel ini

RUMAH kediaman H Maigus Nasir SPd, anggota DPRD Sumbar periode 2019 – 2024 di Lolong Karan Bawah Asam Sungai Sapih Kuranji, Kota Padang, dibanjiri massa, Sabtu (7/9).
KehAdiran lebih kurang seribuan massa itu dalam momen alek syukuran Maigus Nasir dan Faisal Nasir, setelah dilantik menjadi anggota DPRD Sumbar dan DPRD Padang.
“Acara syukuran ini mengucapkan terima kasih kepada konstituen yang telah mengantarkan Maigus Nasir dan Faisal Nasir ke gedung parlemen Sumbar dan Kota Padang,” ujar Ketua Panpel Syukuran M Fikar MSD SAg MM.
Dikatakan Fikar, syukuran ini bagian dari budaya dan anjuran ajaran Rasulullah Muhammad SAW, yang telah menitipkan amanah pemilih kepada Maigus Nasir dan Faisal Nasir. Selain itu penyambung lidah pemilihnya di parlemen untuk lima tahun ke depan. Kegiatannya ini sengaja dilaksanakan di kediaman Maigus, yang merupakan bagian kesederhanaan dan bukan bermegah megahan dengan melaksanakan kegiatan di gedung yang mewah.
Tokoh masyarakat Sumbar Darmadi mengatakan, terima kasih atas perjuangan seluruh para pendukung, alhamdulillah dengan izin Allah SWT, Maigus Nasir telah terpilih menjadi anggota DPRD. Dan begitu juga Faisal Nasir telah diamanahkan duduk sebagai anggota DPRD Padang, pada Pileg April 2019.
“Duduknya dua sosok politisi Maigus Nasir dan Faisal Nasir ini tidak terlepas dari dukungan dari pada masyarakat sebagai pemilihnya,” ujar Darmadi.
Maka kesuksesan kedua sosok ini tidak terlepas juga dari perjuangan keras dari warga Kecamatan Nanggalo dan kecamatan lainnya di Kota Padang. Bahkan, di Kecamatan Nanggalo mendulang suara melebihi 50 persen. Tentu ke depan diharapkan tidak saja sebagai tokoh politisi Sumbar, kapan perlu didukung menjadi anggota DPR RI pada Pemilu mendatang.
Sementara, Faisal Nasir juga mengucapkan terima kasih kepada pendukungnya. Tanpa menyebutkan nama, maimbauan gala, atas dukungannya mengantarkan ke gedung parlemen Padang.
“Maka nanti setelah duduk menjalankan tugas kedewanan, kalau talalok tolong dijagoan, kalau talupo tolong diingatkan,” ucap Faisal.
Katanya, walaupun anggota tidak memiliki anggaran, akan tetapi memiliki kewenangan yang bisa membantu masyarakat. Sebab, tanpa dukungan semua pemilih saya tidak apa-apanya dan siapa siapa,” kata Faisal.
Sedangkan, Maigus Nasir mengatakan, memang tak terbantahkan selama ini ada kalimat pesimis selama ini, kalau tidak memiliki uang mustahil akan duduk sebagai anggota dewan. Namun, kalimat itu memang tak bisa terbantahkan, sebab semuanya diukur dengan uang. Namun, Maigus duduk sebagai anggota dewan tidak mutlak karena uang.
“Innalillahiwainaillahirajiun, semua datang dari Allah SWT dan kembali kepada Allah SWT. Syukuran ini bagian dari masih bersatunya umat Islam di Kota Padang,” ujar Maigus.
Dikatakan, saat ini Dinas Kebudayaan Sumbar tengah menyusun Perda Adat Basandi Sarak-Sarak Basandi Kitabullah (ABA-SBK), karena itu saatnya ruhnya agama dan agama itu ruhnya Al Quran.
”Kemudian nanti, supaya jangan ada fitnah di antara kita, kalau lupo tolong diingatkan, kalau tatidua tolong dijagokan. Mengutip pepatah bijak, dek lamo lupo dek rami ragu,” sebut Maigus. (*)