BERITA UTAMA

Angdes Terbakar di Pasar Lawang

0
×

Angdes Terbakar di Pasar Lawang

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih. Hal inilah yang dialami Doni (35), sopir angkutan pedesaan (angdes) jurusan Bukittinggi-Pasar Lawang, Agam. Ia harus merelakan mobil pelat BA 1656 LU yang dikemudikannya untuk menafkahi keluarga terbakar di Pasar Lawang, Jumat (6/9) sekitar pukul 07.45 WIB.
Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Reskrim AKP Fahrel Haris didampingi Paur Humas Polres Agam Aiptu Septa Beny Putra membenarkan peristiwa tersebut.
“Kebakaran terjadi pada saat korban Doni ingin memarkirkan mobil yang dikemudikannya dari arah Bukittinggi. Di Pasar Lawang merasakan ada yang janggal pada mobilnya,” katanya.
Saat mobil akan diparkir, dia melihat ada gumpalan asap yang keluar dari bangku sopir. Merasa tidak nyaman dengan hal tersebut dia cepat-cepat membuka pintu mobil dan langsung keluar. Gumpalan asap itu langsung berubah menjadi percikan api.
Korban yang pada saat itu merasa ketakutan mencoba mencari tertolongan kepada masyarakat sekitar. Namun apalah daya sewaktu korban mencari pertolongan, si jago merah sudah lebih dahulu melihatkan sosoknya dan langsung beraksi dengan membakar mobil.
Melihat hal tersebut korban langsung berteriak minta tolong dan memanggil rekan-rekannya untuk memadamkan api. Mereka mencoba memberikan pertolongan pertama dengan cara menggunakan kain basah yang ada di dalam mobil. Namun api semakin membesar di bagian mesin.
“Melihat kejadian tersebut masyarakat bersama petugas BRI berusaha membantu untuk memadamkan api dengan menggunakan racun api dan air sehingga api dapat dipadamkan sebelum api membesar dan tidak menghanguskan seluruh bagian mobil. Untung saja dalam peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Beny menambahkan, saat ini kasus kebakaran minibus jurusan Bukittinggi-Lawang ini tengah dalam penyelidikan.
“Kuat dugaan kita api berasal dari kabel-kabel yang terpasang pada mobil tersebut diduga sudah rapuh dan mengeluarkan percikan api. Sehingga membakar bahan yang mudah terbakar,” sebutnya.
Kalau untuk kerugian, katanya, masih dalam proses penghitungan. Karena yang terbakar hanya bahagian depan mobil saja.
“Namun belum diketahui apakah besin mobil juga terbakar keseluruhanya atau tidak,arena masih dalam penyelidikan,” katanya. (pry)