AIAPACAH, METRO – Semua unsur masyarakat yang tergabung dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Padang diharapkan untuk turut mencegah isu-isu yang beredar dan berpotensi meresahkan (berita hoaks). Masyarakat juga diminta untuk lebib cerdas mencerna setiap informasi yang beredar saat ini.
Hal ini diungkapkan Ketua FKDM Kota Padang, Prof Dr. Duski Samad, MA saat menjadi narasumber dalam sodialisasi FKDM Kota Padang yang digelar Kesbangpol Padang di aula Bagindo aziz Chan, Balaikota Padang, Rabu (4/9).
“Sebelum informasi disebar, mari cek dulu kebenaran. Jika informasinya salah, jangan kita sebar. Lalu kita ingatkan orang yang memberikan informasi tersebut,” ungkap Duski Samad.
Informasi yang layak disebar itu adalah informasi yang benar dan bermanfaat bagi orang lain. Sementara informasi yang mengarah pada kebencian dan fitnah agar dihindari dan diredam. Sehingga tak menyebar dan membuat resah.
Pada acara tersebut juga tampil sebagai narasumber, Dosen FISIP Unand Asrinaldi, Kasat Intelkam Polresta Padang. Acara ini dibuka Asisten Pemko Padang bidang Kemasyarakatan, Dedi Henidal.
Dedi Henidal mengatakan, FKDM harus selalu memperkuat dan mempertajam serta meningkatkan kewaspadaan dini, khususnya terhadap informasi hoaks. Karena informasi itu bisa mengancam dan memecah belah persatuan dan kesatuan. “Jangan sampai kita diadu domba dengan berita hoaks,” katanya.
Kepala Kantor Kesbangpol Padang Imral Fauzi menyebut, FKDM Kota Padang memiliki peran penting dalam mengatasinya dengan tujuan agar isu ini tidak semakin meluas.
Ia juga meminta seluruh anggota FKDM dan masyarakat untuk berhati-hati memberikan informasi yang belum tentu kebenarannya alias hoaks. Sebab hal ini bisa menimbulkan keresahan dan berdampak negatif.
“Kita terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan FKDM serta masyarakat. Ini dilakukan dengan tujuan agar informasi sekecil apapun di tengah-tengah masyarakat yang dapat meresahkan warga, dapat terdeteksi sejak dini dan dapat diatasi,” ujarnya.
Imral juga meminta kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan pengawasan, pengendalian, meredam isu-isu yang merebak di wilayah. Selain itu juga terus menjaga keamanan di tempat tinggal masing-masing. (tin)





