PARIAMAN, METRO – Wali Kota Pariaman H Genius Umar menegaskan berbagai jenis narkoba menjadi masalah global atau bahkan masalah internasional. “Hampir tidak ada negara di dunia ini yang bebas dari masalah narkoba, sehingga ini sudah menjadi isu dunia,” kata Walikota Pariaman Genius Umar saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Kota Pariaman tahun 2019, kemarin.
Secara nasional, narkoba juga menjadi masalah besar, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa. Sekitar 2,3 persen pelajar dan mahasiswa terjangkit dan pernah mengkonsumsi narkoba. Secara Provinsi Sumatera Barat sekitar 60.000 masyarakat Sumbar terjangkit narkoba.
“Ini menjadi masalah kita bersama, untuk itu saya mengimbau kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Kesbangpol Kota Pariaman untuk mencari data akurat,” ungkapnya.
Dikatakan, dengan data akurat, Pemko bisa bergerak dan bekerja untuk membuat program-program pemerintah dengan membuat komitmen secara bersama dan unsur Forkopimda kita nyatakan perang terhadap narkoba.
Salah satu caranya, lanjut Genius Umar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman pada upacara bendera, semua sekolah yang ada di Kota Pariaman di hari yang sama untuk turun baik unsur forkopimda sampai Pemerintah Daerah dan semua staf OPD di lingkungan Kota Pariaman dengan memberikan materi yang sama tentang narkoba.
“Kita jelaskan kepada masyarakat bahwa narkoba sangat berbahaya,” ujarnya.
Dikatakan, karena narkoba kalau dibiarkan seperti gunung es.
“Apabila kita potong puncaknya, maka yang di bawahnya naik lagi. Ketika Kota Pariaman beberapa tahun yang lalu bersama unsur forkopimda secara bersama-sama melakukan tes urine terhadap PNS, TNI dan Polri, ini merupakan salah satu upaya untuk memerangi narkoba,” ujarnya.
Genius Umar menyatakan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Kapolres Pariaman, dan terkhusus Kasat Narkoba yang melakukan upaya yang sangat luar biasa terhadap pemberantasan narkoba di Kota Pariaman.
“Anak-anak adalah tangung jawab kita jangan sampai terjerumus dengan narkoba, saya ingatkan lagi kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman untuk kepala sekolah berikan materi tentang narkoba pada upacara resmi terhadap siswa. Dan yang telah menggunakan narkoba untuk dilaporkan kepada Dinas Kesehatan untuk dilakukan rehabilitasi,” tegasnya.
Dalam peringatan HANI tahun 2019 tingkat Kota Pariaman dihadiri wakil wali kota, unsur Forkopimda, ketua TP-PKK, ketua GOW, perwakilan Kesbangpol Provinsi Sumbar, serta pimpinan OPD . (efa)





