PADANG, METRO – Kolaborasi band Indie berbagai genre di Sumbar untuk unjuk gigi di belantika musik Indonesia, itu dibuktikan dengan launching mini album. Ada empat band Indie asal Kota Bengkuang ini berkolaborasi dengan guest star Iqbal Haqiqi yang pernah ikut dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Mini album ini tercipta berkat gagasan 1.000 SumbArt.
“Empat band indie itu terdiri dari Raze, Awareness, Karina, Red N Box. Mereka akan berkolaborasi dengan Iqbal Haqiqi,” ujar Perwakilan 1000 SumbArt, Andriy Luqman didampingi manager band indie Raze, Fadhlan Yunanda, Kamis (29/8) saat launching mini album band indie di Vcoffee Padang.
Disebutkannya, empat band indie dalam formatnya berbagai genre, diantaranya metal, pop punk, beatbox, folk. Maka, dengan projek album mini yang dinamai ‘kita projek’ ini diharapkan dapat menjadi perjuangan band indie di Sumbar untuk meraih tempat di kancah nasional.
“Jadi lagu ini ciptaan masing-masing band. Tetapi untuk aransement bersama antara band indie dan Iqbal Haqiqi,” tutur Luqman.
Sementara itu, quest star Iqbal Haqiqi mengungkapkan, terbentuknya ‘kita project’ ini berawal dari bincang-bincang bersama, bagaimana menyatukan ide bersama baik band, video dan foto untuk maju bersama,” ujar Luqman.
Dikatakannya, proses pembentukan project ini hanya butuh waktu singkat dalam memadukan ide sekitar 3 mingguan, dan jika digabungin dari produksi hanya butuh waktu sebulan.
“Untuk problemnya sendiri antara ide agar menjadi project yang luar biasa ini tidak ada kendala. Namun, kita membuktikan bisa membuat project ini dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan empat singel lagu,” tandas Luqman.
Lanjutnya dari mini album ini, menentukan masing-masing lagu dengan tema berbeda. Dari lagu itu ada lagu yang bertemakan sosial, lingkungan dan kritikan lainnya.
“Lagu ini dengan warna yang baru dan juga ada daur ulang. Namun, lagu ini tetap menarik untuk didengar, sehingga diharapkan dengan mini album ini kita bisa berbicara banyak dan mengangkat musik asal Sumbar di kancah belantika musik Indonesia,” pungkasnya. (heu)





