PADANG, METRO – Untuk terus meningkatkan pelayanan pengamanan kepada masyarakat, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar secara berkelanjutan melakukan penataan dalam pengamanan objek vital nasional (Ovitnas). Sehingga, semua pengamanan objek vital di Sumbar dapat berjalan dengan sempurna.
Dirpamobvit Polda Sumbar, Kombes Pol Agus Krisdianto mengatakan pihaknya terus membenahi san menata pengamanan di objek vital. Ditpambvit berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2018 bahwa pengamanan objek vital itu membawahi tugas pengamanan kawasan tertentu , pengamanan wisata , pengamanan VIP atau VVIP dan oditur.
“Pengamanan yang kaitannya berada di ovit-ovitnas atau pengamanan dengan kawasan tertentu baik itu Semen Padang, Pertamina, PLN, perkebunan, pengamanan bank, itu tanggung jawab tugas pengamanan Pamobvit dan pengamanan itu wajib pengamanan anggarannya disetorkan kepada kas negara,” kata Kombes Pol Agus Krisdianto, saat Rakernis, Selasa (27/8) di mapolda.
Kombes Pol Agus Krisdianto menjelaskan pengamanan objek vital juga terdapat di BUMN dan BUMD, termasuk di kawasan perkebunan dan HPN. Namun, khusus pada pengamanan di perkebunan dan HPH, harus pihak ketiga yang mengajukan pengamanan kepada polri.
“Kalau mereka tidak meminta pengamanan, tentunya kita wajib membina satuan pengamanan (satpam) untuk melakukan pengamanan. Agar, satpam bisa menciptakan susana aman dan tertib. Dengan begitu, tidak akan ada permsalahan antara masyarakat dengan perusahaan,” jelas Kombes Pol Agus.
Kombes Pol Agus menegaskan, selama ini belum ada kendala pada pengamanan objek vital di wilayah Sumbar. Namun, pihaknya tetap berupaya meningkatkan pelayanan pengamanan kepada masyarakat agar terus merasa nyaman.
“Kaitan dengan kegiatan (Rakernis) tersebut supaya di Sumbar aman, tertib. Tentunya tidak ada masalah apa-apa. Selain mengamankan objek vital, kepolisian tetap memberikan pengamanan kamtibmas kepada masyarakat,” beber Agus. (rgr)





