BERITA UTAMA

Mengidap Penyakit, Kakek 66 Tahun Gantung Diri

0
×

Mengidap Penyakit, Kakek 66 Tahun Gantung Diri

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO  -Diduga frustasi lantaran penyakit komplikasi yang diidapnya tak kunjung sembuh, seorang pria lanjut usia (lansia) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir. H Juanda Gang Hidayah, No 5, RT 05, RW 04, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (24/8) sekitat pukul 09.30 WIB.
Penemuan korban bernama Abasri (66) di dapur rumah dalam kondisi tewas tergantung menggunakan seutas tali plastik yang diikatkan ke kayu atap rumah, sontak membuat wargga setempat geger. Korban yang pertama kali ditemukan oleh keluarganya itu, sempat dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan namun dinyatakan sudah meninggal dunia.
Pihak kepolisian yang mendapat adanya kejadian bunuh diri itu, langsung datang ke rumah sakit melakukan identifikasi dan datang ke rumah korban mengamankan barang bukti tali yang digunakan. Namun, atas permintaan keluarga korban yang menolak visum dalam, korban kemudian dibawa pulang untuk dikebumikan. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum.
Kapolsek Padang Barat AKP Firdaus mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi yaitu keluarga korban, saat ditemukan korban sudah tergantung menggunakan tali. Tali tersebut dililitkan ke lehernya dan kemudian diikatkan di kayu atap rumah. “Korban mengunakan tali rafia, digantungkan di kuda-kuda atap dapur rumah korban,” jelasnya
“Keluarga korban yang melihat korban tergantung, berusaha menyelamatkannya dengan cara menurunkan korban. Korban dibawa untuk penanganan pertama di klinik Polda Sumbar, kemudian Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum,” lanjut Firdaus.
Namun, pada Pukul 12.00 WIB, pihak keluarga korban mendatangi Polsek Padang Barat untuk mengajukan permohonan tidak dilakukan otopsi terhadap korban dengan dinyatakan secara tertulis. Atas dasar penolakan itu, jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga.
“Keluarga mengaku ikhlas dan meyakini korban murni bunuh diri. Menurut keluarganya, diduga korban sebelumnya mengalami penyakit komplikasi. Dengan Sesuai permintaan keluarganya, kami menyerahkan korban ke pihak keluarga,” ungkap Kapolsek. (r)