METRO SUMBARPDG PARIAMAN/PARIAMAN

Danrem 032/WBR Lepas Penyu ke Habitat Asli

0
×

Danrem 032/WBR Lepas Penyu ke Habitat Asli

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO.  -Banyak cara yang dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem baik darat maupun laut, baik tumbuhan maupun satwa dalam suatu wadah lingkaran kehidupan.  Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo pada saat melakukan kunjungan ke pusat konservasi penyu Pariaman, dengan melepaskan anakkan penyu (Tukik) ke habitat aslinya,” Ini merupakan salah satu cara untuk menjaga harmonisasi alam, “ kata Danrem, Minggu (25/8).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Danrem 032/wbr yang didampingi oleh Kasrem, Kasi Korem , serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032/Wbr, Mia Kunto Arief Wibowo disambut oleh Dandim Pariaman, Letkol Arm Heri Pujiyanto, Danramil 02, Mayor Inf Didin dan Chitra selaku Kabid Perikanan DP 3 Kota Pariaman, yang langsung menuju penakaran Penyu desa Apar Kec Pariaman Utara kota Pariaman.
Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan dilokasi dirinya beserta rombongan melihat langsung bagaimana proses pembibitan Penyu, mulai dari dia bertelur  hingga akhirnya sampai menetas.
Menurutnya bahwa proses penangkaran penyu ini tergolong agak susah, oleh karenanya dibutuhkan orang-orang yang benar benar sabar dan mau merawatnya.
“Proses penangkaran penyu ini tergolong agak susah, oleh karenanya dibutuhkan orang-orang yang benar benar sabar dan mau merawatnya,” Ungkap Danrem.
Jenis penyu yang ada di Konservasi Penyu Pariaman ini termasuk dari jenis penyu langka seperti Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricate). Sejak 2009 tempat penangkaran penyu ini telah melakukan penangkaran kurang lebih 30.000 ekor tukik. Telur-telur dari ketiga spesies tersebut yang diselamatkan oleh UPT Konservasi Penyu Kota Pariaman.
Kabid Perikanan DP 3 Kota Pariaman, Chitra Aditur, S,Pi yang didampingi oleh pengelola penyu Konservasi, Bapak Ahmad Hidayat  menyampaikan, setiap sarang yang menetas anggaplah 100 persen dan nantinya  75 persen dilepaskan  kelaut, 25 persen lagi untuk penelitian dan edukasi.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan dilepaskannya ke laut, selain untuk mengembalikan ke habitatnya juga untuk menjaga dan meningkatkan populasi penyu agar ekosistim di lautan tidak terganggu karena penyu termasuk hewan laut  yang hampir punah.
“Penyu dilepaskan kelaut agar dia kembali ke habitatnya, kalau sudah musim bertelur dia pasti akan kembali lagi kedarat, begitu instingnya, “ ujar Catri .
Dalam kesempatan tersebut Danrem beserta rombongan melakukan  pelepasan Penyu sebanyak 30 ekor ke laut bebas sesuai habitatnya di pantai desa Appar Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman.(rel/cr1)

Baca Juga  Warga IKWAL Kota Padang Diimbau Hadiri Pengajian Bulanan