METRO BISNIS

Florikultura Indonesia dan Peda Tani bakal Digelar

0
×

Florikultura Indonesia dan Peda Tani bakal Digelar

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar akan menggelar Florikultura Indonesia 2019 dan Pekan Daerah (Peda) Tani pada 6-9 September ini. Kegiatan yang dilaksanakan alam rangka pemanasan atau menyiapkan Penas Tani 2020 ini, akan dilaksanakan di kawasan Balai Kota Padang.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra mengatakan, kegiatan Florikultura Indonesia 2019 ini akan diikuti lebih kurang 10 provinsi di Indonesia termasuk asosiasi, litbang dan lembaga-lembaga yang bergerak di tanaman hias. Sedangkan Peda Tani akan diikuti semua kabupaten/kota se-Sumbar.
Candra menambahkan, tujuan kegiatan florikultura ini yaitu, bagaimana mengalakkan perkembangan tanaman hias di Sumbar, khususnya dan Indonesia secara umum. Ini disebabkan, kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir di Indonesia.
“Sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan di Lembang, Jawa Barat dan 2019 ini di Sumbar yang dipusatkan di Kota Padang,” ujar Candra.
Candra menjelaskan, pengembangan tanaman hias ini termasuk salah satu target dari Kementerian Pertanian (Kementan). Yaitu, bagaimana ke depan, tanaman hias ini bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam Florikultura ini terang Candra, kegiatannya berupa temu bisnis. Dimana, ada beberapa pengusaha tanaman hias yang akan mengikat kerja sama dengan beberapa kabupaten/kota atau petani tanaman hias. Kemudian petani ini akan dibina untuk pengembangannya secara berkelanjutan.
“Kemudian juga ada kegiatan seminar-seminar teknologi, sehingga semua yang terkait dengan tanaman hias akan dipaparkan pada 6-9 September tersebut,” tandasnya.
Candra mengatakan, kegiatan Florikultura Indonesia 2019 dan Peda Tani ini dilaksanakan di satu lokasi yaitu di belakang Balaikota Padang. Kota Padang dipilih sebagai lokasi acara sebagai upaya untuk mensosialisasilan persiapan Penas Tani 2020. Penas Tani ini merupakan ajang besar dari Kementan.
“Kita berharap, semua pihak dan provinsi bisa berpartisipasi dalam pelaksanaan penas 2020. Dengan adanya florikultura ini, kita berharap perkembangan tanaman hias kita lebih cepat karena asosiasi pengusaha tanaman hias akan membuat MoU atau mengikat kerja sama dengan petani,” sebutnya.
Saat ini ungkap Candra, pemprov telah memulai mengembangan tanaman hias ini untuk memenuhi pangsa pasar dalam negeri. Hal ini dimaksukan untuk bisa meningkatkan pengembangan tanaman hias di Sumbar. Ada 10 jenis tanaman hias yang sedang dikembangkan saat ini. (uki)