PDG PARIAMAN/PARIAMAN

Layanan RSUD sudah Seperti Hotel

0
×

Layanan RSUD sudah Seperti Hotel

Sebarkan artikel ini

KETUA DPRD Padangpariaman Happy Neldy menyatakan pelayanan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangpariaman telah seperti hotel. Pelayanan yang seperti ini perlu dilakukan sebuah rumah sakit agar semua pasien yang berobat ke RSUD semakin cepat sembuhnya.
”DPRD Padangpariaman selalu mendukung anggaran untuk RSUD saat diminta Direktur Lismawati. RSUD ini butuh dana besar untuk menuju kemajuan yang lebih baik dengan inovasi,” kata Ketua DPRD Padangpariaman Happy Neldy, kemarin, saat sinkronisasi dan persamaan persepsi antara RSUD Padangpariaman dengan OPD.
Namun, dalam membangun RSUD ini butuh dukungan semua pihak dan dana yang besar. Ini yang menjadi tanggung jawab bersama di Padangpariaman. Dengan demikian ke depan tidak ada lagi masyarakat Padangpariaman yang berobat ke luar atau ke Kota Padang.
”Sangat wajar sekarang ini kita samakan presepsi untuk kemajuan RSUD Padangpariaman. Penyamaaan persepsi antara DPRD dan OPD terkait dengan RSUD tentang status RSUD yang sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sangat penting, untuk kemajuan dalam segala bidang. Salah satunya pengelolaan keuangannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) Pusat R. Heru Ariyadi dan Kepala Bagian Organisasi tata Laksana Kemenkes Ika Trisia menyatakan, untuk kemajuan sebuah rumah sakit butuh dana besar.
”Apalagi RSUD Padangpariaman layak dalam memberikan layanannya kepada masyarakat. RSUD Padangpariaman butuh dana besar untuk kelengkapan sarana para sarananya. Kita bersyukur Ketua DPRD mendukung, sehingga RSUD ini cepat menjadi standar akreditasi,” ujarnya.
Direktur RSUD Padangpariaman Lismawati menyatakan saat ini RSUD Padangpariaman masih type C, namun tahun 2021 nanti RSUD Padangpariaman bertekat menjadi tipe A. ”Sekarang kita butuh dana besar dari Kementrian Kesehatan RI untuk kelengkapan sarana para sarana RSUD,” ujarnya
Lihat saja, tanda masyarakat butuh berobat ke RSUD Padangpariaman terlihat dari jumlah kunjungan pasien setiap tahun terus bertambah. Apalagi setiap ruang di RSUD Padangpariaman diberi nama-nama objek wisata yang ada di Padangpariaman. Itu tandanya kita di RSUD juga memperkenalkan semua objek wisata ke semua pengunjung rumah sakit atau pasien,” paparnya.
Lismawati juga menjelaskan bahwa sistem keuangan RSUD terpisah dengan APBD Pemkab Padangpariaman, namun tetap harus melaporkan ke Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni kondisi keuangannya untuk dicatatkan dalam APBD Padangpariaman. ”Inilah yang didiskusikan bersama. Dengan demikian cita-cita kita bersama untuk kemajuan RSUD Padangpariaman tentu semakin cepat terwujud untuk lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Ditambah lagi jelasnya, sebagai BLUD, RSUD Padangpariaman sudah harus mengurus diri sendiri, mengelola keuangan sendiri, namun masih butuh bimbingan, pengawasan dan arahan dari Pemkab Padangpariaman,” papar Lismawati.
Sekda Jonpriadi juga menyampaikan harapan yang sama dan agar bekerja sama dalam meningkatkan produk pelayanan, mempromosikan RSUD Padangpariaman. ”Supaya RSUD kita menjadi kunjungan pertama oleh masyarakat Padangpariaman, sehingga pengelolaan keuangan yang akan masuk di RSUD Padangpariaman bisa tercapai sesuai dengan target yang ada,” katanya.
Jonpriadi mengajak seluruh peserta yang hadir pada acara itu untuk dapat berkomitmen dalam peningkatkan pengelolaan keuangan dan mutu layanan RSUD sehingga bisa meningkatkan PAD Kabupaten Padangpariaman. (**)