METRO SUMBARTANAH DATAR/PDG PANJANG

KBN Nasional Dipusatkan di Kota Serambi Mekah

0
×

KBN Nasional Dipusatkan di Kota Serambi Mekah

Sebarkan artikel ini

PADANGPANJANG, METRO – Perhelatan Kemah Budaya Nasional (KBN) yang dipusatkan di Kota Padangpanjang, 25-31 Agustus 2019 mendatang, ribuan personel pramuka se Indonesia akan menginjakkan kakinya kota hujan, “Serambi Mekah”. KBN di gelar, Pemko Padangpanjang akan menampilkan 2.500 penari dan karnaval pakaian adat yang akan diikuti 15 ribu peserta.
Menjadi tuan rumah KBN tahun 2019 itu, merupakan sebuah penghargaan istimewa bagi Padangpanjang dan mensukseskan penyelenggaraan iven nasional tersebut satu inginan yang harus terwujud. Walikota Padangpanjang, Fadly Amran mengatakan, mensukseskan iven nasional tersebut, pihaknya telah menjalani sejumlah pertemuan pembahasan lingkungan internal.
“Sesuai jadwal yang telah ditentukan, jika tidak terkendala, akhir bulan Agustus mendatang Padanganjang akan dipenuhi ribuan personel pramuka dari 34 provinsi se-Indonesia,” sebut Fadly Amran.
Sejumlah pertemuan pembahasan tersebut, Fadly Amran, terus berkonsentrasi pada persiapan bersama pihak kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Pasalnya, untuk menentukan daerah lokasi yang dijadikan tempat kemah budaya nasional bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia.
“Tahun ini. Alhamdulillah, Kemendikbud menjatuhkan pilihan kepada Kota Padangpanjang sebagai tuan rumah kemah budaya nasional tahun 2019. Kesempatan ini tidak pernah datang dua kali, serta ini dipikul menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskan skala nasional ini, karena menghadirkan tamu dari 34 provinsi se-Indonesia,” ujarnya.
Ditambahkan Fadly, terpilihnya Kota Panjang untuk ajang kemah budaya nasional tidak terlepas dari bukti keseriusan jajarannya dalam mengkorelasikan visi misi Kota Padangpanjang. Untuk mensukseskan kegiatan itu, ujar Fadly Amran lagi, berbagai persiapan matang telah dilakukan diantaranya survey lokasi yang dipusatkan di Minang Fantasi, mobilisasi, operasional, akomodasi bahkan mulai dari tamu VIP hingga bandara turut menjadi perhatian, sehingga kesan yang ditimbulkan akan menjadi tuan rumah yang baik dimata tamu tamu dari 34 provinsi termasuk kehadiran mendikbud yang mensupport ajang satu tahun sekali itu.
Direktur Sejarah Kemendikbud RI, Triana Wulandari mengatakan, terpilihnya Kota Padangpanjang, terlepas dari historis atau sejarah daerah sebagai sebutan Kota “Serambi Mekkah” yang banyak melahirkan orang-orang hebat. Namun, pilihan tersebut tidak terlepas dari berbagai kajian dan pertimbangan. Kemendikbud dalam hal itu akan memberikan dukungan penuh guna ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kita optimis dengan keseriusan walikota dapat kita lihat dari lokasi kegiatan maupun kegiatan yang telah direncanakan, tinggal pelaksanaan lagi dalam waktu dekat ini,” sebut Trianda. (rmd)