PADANGPANJANG,METRO – Polemik pasar pusat telah menjadi topik panas bagi masyarakat kota Padangpanjang khususnya dikalangan pedagang. Sejumlah persoalan muncul dipicu oleh lesunya transaksi jual beli. Menyikapi sejumlah persoalan tersebut Pemko Padangpanjang terus berupaya mencari solusi terbaik.
Sekretaris Perndagkop UKM Faisal mengatakan, pascapembangunan pasar pusat Padangpanjang, tidak dapat dipungkiti sejumlah keluhan muncul dikalangan pedagang, khususnya pedagang yang berada di Blok C Lantai 2 dan Blok B lantai 3. Beragam keluhan telah diterima oleh UPTD Pasar untuk ditindaklanjuti.
Selain lesunya jual beli, pedagang juga mengeluhkan minimnya jalur akses menuju lokasi mereka. Tidak hanya itu, pedagang juga melaporkan sejumlah komoditi juga berdagang dagangan yang sama.
”Kita telah menerima laporan dan keluahan segenab pedagang. Menyikapi persoalan ini, Dinas telah melakukan pembahasan di lingkungan internal dan juga berkoordinasi dengan instansi terkjait,” sebut Faizal.
Terkait minimnya jalur akses, pemerintah telah menyediakan anggaran untuk pembangunan jalur masuk baru. Sementara terkait jenis dagangan yang di jual oleh komoditi lain, sebut Faisal lebih lanjut, pihaknya telah melakukan penertiban.
”Kita telah menegur, menyurati dan menertibkan pedagang yang sengaja menjual dagangan yang sama, khususnya dangan P & D yang dijual oleh komoditi lain,” sebut Faisal.
Rencananya, sejumlah program Perindagkop Padangpanjang akan diluncurkan di lokasi pasar pusat. Selain membuka bazar yang langsung melibtakan pedagang. Pihaknya juga akan membuka pos pelayanan kependudukan dan Cacatan Sipil yang nantinya bisa melayani masyarakat.
“Di Pasar Pusat Padangpanjang nantinya akan ada Pos Dukcapil yang bertujuan untuk melayani masyarakat terkait pengurusan berkas Dukcapil. Dengan berdirinya pos Dukcapil tersebut, kunjungan pasar akan mengalami peningkatan. Kita harapkan dengan ramainya pengunjung tingkat jual beli ikut meningkat,” ungkapnya.
Sementara minimnya pengunjung pasar Padangpanjang , Faisal menilai, juga dipengaruhi oleh bisnis online yang saat ini sangat ini banyak digemari masyarakat. Menyikapi persoalan tersebut, pedagang sudah semestinya melek internet dan ikut berjualan secara online. (rmd)





