PADANG, METRO – Sebatang pohon besar tumbang di Jalan Kuini, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Selasa (6/8) sekitar pukul 07.10 WIB. Pohon besar yang tumbang di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar itu sempat membuat akses jalan masuk terputus.
Beruntung, kejadian pagi itu tidak menimpa rumah, pengendara atau warga yang melintas di lokasi.
“Tak ada korban jiwa. Hanya menghambat akses jalan,” kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sutan Hendra, Selasa (6/8).
Ia menjelaskan, pohon jenis dadok tersebut tumbang diakibatkan oleh adanya pelapukan di pangkal dasar pohon.
“Pohon memiliki panjang 12 meter, dan berdiameter 70 cm. Dan kami sudah melakukan pemotongan dan pembersihan yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD,” ujarnya.
Katanya, akibat adanya masyarakat membuang sampah dan membakarnya di bawah pohon, tanpa ada alasan apa. Itulah yang menyebabkan pelapukan pada pangkal pohon.
“Sebenarnya pohon tersebut masih kuat. Namun karena ada yang membakar sampah di bawah dan pangkal pohon, pokok kayunya rapuh. Kami sudah melaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” katanya.
Dijelaskannya, karena DLH yang lebih berwenang tentang hal tersebut.
“Jadi bagaimana tindaklanjutnya terserah mereka nanti,” tutupnya.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah di bawah pohon.
“Itu adalah kesalahan yang fatal,” ujarnya.
Rumah Ditimpa Pohon
Sementara itu, akibat angin kencang di Korong Ampalu Tinggi, Nagari Laren Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padangpariaman menyebabkan pohon kelapa tumbang menimpa warung warga sampai rusak parah. Peristiwa itu terjadi Senin (5/8) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolsek VII Koto Sungai Sariak, Iptu Doni Rinaldi menyampaikan, akibat kejadian tersebut menyebabkan atap dan dinding warung milik Adrianto (45) runtuh. Memang dalam kejadian tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban mencapai Rp20 juta.
Ia mengatakan, pohon kelapa yang tumbang itu sudah lapuk. Maka dengan datangnya angin kencang membuat pohon yang jaraknya 5 meter dari warung tersebut tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Padangpariaman, Budi Mulia mengungkapkan, Tim TRC PB BPBD Padangpariaman beserta Polsek VII Koto Sungai Sariak dan masyarakat sudah melakukan evakuasi pohon. “Kami sudah mengevakuasi dan membersihkan material yang menimpa rumah korban,” tutupnya. (r/z)





