SIJUNJUNG, METRO – Penyampaian pesan dan nilai positif yang akan diterapkan kepada masyarakat dengan menggunakan media tradisional serta kesenian masih dinilai efektif. Terutama didaerah di perkampungan yang masih menjunjung tinggi kearifan lokal. Hal itu dimanfaatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Sijunjung dalam menyampaikan pesan dan imbauan dari pemerintah daerah terhadap program yang akan dijalankan.
Penyampaian pesan tersebut dilakukan melalui kesenian tradisional yang digemari oleh masyarakat seperti, randai, saluang, shalawat dulang dan sejenisnya. Selain mengundang keramaian, peminatnya pun juga cukup banyak di nagari-nagari.
Seperti halnya kegiatan yang digelar di Nagari Koto Baru, Kecamatan IV Nagari, bertepatan dengan Gerakan Nasional Orang tua Membacakan Buku (Gernas Baku), kegiatan diseminasi informasi melalui media tradisional digelar untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, dengan tema keterbukaan informasi publik menjadikan masyarakat insan informatif.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Aslinda Guslen menyampaikan, di era teknologi dan informasi, telah banyak anak-anak yang kecanduan gadget serta penggunaan yang kurang pengawasan orang tua.
“Bertepatan dengan Hari Nasional Gernas baku pada hari ini, kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih banyak membacakan buku kepada anak-anak, agar mereka terlepas dari kecanduan gadget,” terangnya.
Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter anak, sebagai upaya untuk pencegahan terjadinya penyimpangan.
“Diharapkan kepada orang tua juga lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak-anak, dengan mengajak mereka untuk bermain di luar rumah,” pesannya.
Kegiatan diisi dengan penampilan grup kesenian tradisional randai jorong pasa Nagari Koto Baru dan pemutaran film hasil garapan dari jajaran Dinas Kominfo, serta kegiatan ini disiarkan secara langsung di LPPL Radio Lansek Manih 93,6 FM milik Pemkab Sijunjung.
Penyampaian informasi dengan kesenian dan media tradisional itupun dinilai efektif dan menarik bagi masyarakat, serta pesan yang disampaikan pun bisa dipahami masyarakat di nagari. Kegiatan itupun didukung oleh tokoh masyarakat dan pihak nagari. Turut hadir Sekretaris Nagari Koto Baru, Kepala Jorong Pasa, KAN Nagari serta masyarakat Nagari Koto Baru. (ndo)





