PADANG, METRO – Akibat korsleting listrik, dua unit rumah toko (Ruko) yang berisikan barang dagangan obat dan sembako mengalami kebakaran di jalan Bhayangkara, Simpang Brimob RT 03 RW 02, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Senin (29/7) sekitar pukul 01.30 WIB.
Beruntung, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, akibat kebakaran pemilik ruko mengalami kerugian lebih dari Rp 250 juta. Untuk memadamkan api dan mengantipasi api menjalar ke bangunan lainnya, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan lima unit mobil pemadam ke lokasi.
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Joni Darmawan mengatakan dari keterangan saksi-saksi, diduga kebakaran berasal dari konsleting listrik sebuah Ruko yang menjual obat-obatan milik Evi Yulianti (42) dan dengan cepat api membesar dan menyambar toko di sebelahnya.
“Api mulanya dari toko obat dan kemudian menyebar ke toko sebelah yang menjual sembako seperti beras serta tabung gas. Warga masyarakat sempat membantu untuk mengeluarkan barang-barang yang berada di dalam ruko, sebelum api benar-benar membesar,” ucap Kompol Joni.
Kompol Joni menjelaskan selain lima unit mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil AWC Brimob Polda Sumbarjuga ikut memadamkan api dari kebakaran tersebut dan api dapat di padamkan satu jam kemudian.
“Lokasi langsung kita amankan agar proses pemadaman lancar. Setelah itu kita memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kerugian ratusan juta,” pungkas Joni. (r)





