METRO SUMBARSAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kembangkan Madu Galo-Galo, Alumni Peternakan Unand Raih Pemuda Pelopor

0
×

Kembangkan Madu Galo-Galo, Alumni Peternakan Unand Raih Pemuda Pelopor

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO – Kemauan dan kerja keras Yunike Filmar dalam membudidayakan madu galo-galo atau madu kelulut berhasil mengantarkannya untuk maju ke tingkat nasional setelah terpilih sebagai Pemuda pelopor tingkat provinsi Sumbar tahun 2019 dalam bidang pangan. Perempuan asal Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung itu berhasil menjadikan madu galo-galo memiliki nilai ekonomi bagi keluarga serta masyarakat disekitarnya.
Memang, madu galo-galo belum setenar madu lebah pada umumnya. Hal itu dikarenakan keberadaan lebah kecil dengan nama latin Meliponini itu tidak mudah untuk ditemukan, serta jumlah madu yang dihasilkan dalam satu sarang koloni lebah juga lebih sedikit.
Namun di tangan perempuan yang merupakan alumni Peternakan, Universitas Andalas tersebut, madu galo-galo bisa dikemas dalam botol, dengan mengembangkan jumlah koloni lebah dan membuatkan sarangnya.
Dari segi manfaat dan khasiat, madu galo-galo dinilai lebih tinggi manfaatnya dibanding madu lebah pada umumnya. Meskipun memiliki bentuk hampir sama, namun rasa madu galo-galo memiliki rasa manis dan sedikit lebih asam.
Yunike Filmar telah melakoni budidaya madu galo-galo semenjak beberapa tahun terakhir. Hingga kerja keras itupun berbuah manis dan bernilai ekonomi yang cukup tinggi.
“Untuk satu botol kecil madu galo-galo seharga Rp.100 ribu. Kalau untuk propolisnya lebih mahal lagi, Rp.350 ribu. Untuk saat ini madu tersebut sudah dipasarkan hingga keluar daerah,” tutur Afrineldi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Sijunjung, Minggu (28/7).
Afrineldi mengatakan, terpilihnya Yunike Filmar atau yang akrab disapa Efil tersebut sebagai Pemuda Pelopor Sumbar Bidang Pangan 2019 setelah melalui penilaian dari tingkat kabupaten hingga provinsi. “Tentu sebelumnya ada pemberdayaan yang kita lakukan, dan melewati proses penilaian sebelum diajukan ke provinsi. Selanjutnya ia akan maju ke tingkat penilaian nasional,” kata Kepala Dinas Parpora Sijunjung.
Hal itu merupakan hasil rapat di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, dan mengumumkan Yunike Filmar tampil sebagai pemenang. “Pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional dijadwalkan pada awal September. Namun sebelum penilaian, Yunike harus melengkapi sejumlah administrasi bidang pengembangan dan pengolahan Madu Galo-Galo tersebut,” jelasnya.
Pihaknya mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Yunike yang pernah mengenyam pendidikan di Institute Pertanian Bogor (IPB) tersebut. Selain menguntungkan secara pribadi, upaya yang telah dilakukannya memberikan dorongan ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Semoga bisa memberi motivasi bagi pemuda lain untuk berbuat dan menebar semangat positif di tengah masyarakat, terutama untuk pemuda lainnya. Mari berbuat dan mengabdi, pemuda yang berkarya,” tambahnya. (ndo)