BERITA UTAMA

Pulang Mengaji, Bocah Tewas Terseret Arus Sungai

0
×

Pulang Mengaji, Bocah Tewas Terseret Arus Sungai

Sebarkan artikel ini

DHARMASRYA, METRO – Teguh (12), bocah warga Jorong Seberang Piruko Barat, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, ditemukan tak bernyawa dengan badan kaku akibat terseret arus Sungai Piruko.
Peristiwa hanyutnya korban diketahui sekitar pukul 17.15 Wib, Sabtu (28/1). Korban baru ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal dia hanyut setelah 20 minit pencarian dilakukan bersama warga setempat.
Informasi yang dihimpun koran ini, sebelumnya korban bersama kawan-kawannya baru saja pulang mengaji dari surau yang ada di pinggir Sungai Piruko. Korban bersama rekan-rekannya langsung mandi sebelum pulang ke rumah.
Meski kedalaman sungai diperkirakan hanya setinggi dada atau sekitar 100 cm namun karena arus sungai cukup deras dan korban kurang bisa berenang, dia pun akhirnya terseret hingga ke bagian lubuk yang dalam.
Wali Nagari Koto Baru Z Lubis Dt Sinaro Kuniang membenarkan kejadian tersebut.
“Kabaranya korban sempat dibantu oleh teman-temannya, namun karena arus sungai terlalu kuat mereka pun tidak sanggup,” ungkap Z. Lubis.
Karena tidak mampu membantu korban, rekan-rekannya itu pun kemudian meminta bantuan warga setempat. Warga yang berdatangan langsung melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
“Sekitar 20 menit mencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi mereka mandi. Dia pun langsung dilarikan ke Puskesmas Koto Baru,” jelas Z Lubis.
Sayang nyawa korban tak tertolong. Pihak Puskesmas Koto Baru memastikan kondisi korban sudah meninggal dunia. “Malam harinya korban langsung dikebumikan di Jorong Bukit Berangin Koto Baru,” ujarnya
Sebelumnya, pihak Nagari sudah menghimbau kepada warga, mengimgat kondisi arus air cukup deras, diimbau agar tidak mandi-mandi di Sungai Piruko agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dengan peristiwa ini diharapkan pelajaran bagi semuanya. Kita juga mengingatkan kembali kepada warga, khususnya anak-anak untuk tidak mandi-mandi dan bermain di sekitaran sungai,” pungkasnya
Sementara itu Kapores Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kapolsek Koto Baru, Iptu Nafris, membenarkan adanya korban hanyut di Sungai Piruko Koto Baru.
“Korban diketahui mandi bersama-temannya di sungai Piruko Koto Baru setelah pulang mengaji,” ujar Kapolsek Koto Baru, Iptu Nafris saat dihubungi POSMETRO Minggu, (28/7)
Iptu Nafris menjelaskan, dari laporan yang diterima korban saat itu sedang mandi bersama rekan-rekannya di sungai Piruko. Tidak lama kemudian, rekan-rekannya melihat korban terbawa arus air dan hanyut. “Korban sudah diserahkan ke pada pihak keluarga dan malam itu juga langsung dikebumikan,” jelasnya.
Dia jga menghimbau kepada masyarakat khususnya orang tua, agar mengawasi dan melarang anak-anak untuk tidak mandi di Sungai.
“Kepada warga Koto Baru diminta untuk mengawasi dan melarang anak-anak agar tidak mandi di sungai sesuai dengan himbauan Wali Nagari,” pungkasnya. (g)