DHARMASRAYA, METRO – Ketua TP-PKK Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska menjadi komando kader kecamatan dan nagari se Dharmasraya dalam acara baarak, dalam rangka memeriahkan acara HKG PKK Nasional Ke-47 di Kota Padang, Kamis (25/7). Setelah baarak, acara kemudian dilanjutkan dengan makan bajamba di Lapangan Imam Bonjol, Padang.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, saat membuka acara tersebut mengatakan, meskipun makan bajamba ini tidak memecahkan Rekor Muri, karena pemecahan rekor Muri. Sebelumnya sudah pernah dilakukan di Kota Sawahlunto, panitia HKG PKK Nasional menyediakan lebih kurang 200 porsi makanan bajamba dan 400 porsi dari kabupaten kota yang turut dalam rangkaian makan bajamba tradisi di Minangkabau ini.
Adapun, makan bajamba atau juga disebut makan barapak adalah tradisi makan yang dilakukan masyarakat Minangkabau dengan cara duduk bersama-sama di dalam suatu ruangan atau tempat yang telah ditentukan. Tradisi ini umumnya dilangsungkan pada hari-hari besar agama Islam dan dalam berbagai upacara adat, pesta adat, dan pertemuan penting lainnya, di Dharmasraya juga kerap dilakukan.
Makan bajamba mengandung makna yang sangat dalam, dimana tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial, saat itu juga dirasakan tamu kader PKK se Indonesia.
Ketua TP PKK tampil perdana parade fahion show. Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska Tuanku Kerajaan ikut tampil dalam parade fashion show baju adat Minangkabau di puncak acara HKG PKK Nasional Ke-47 di Kota Padang, Kamis (25/7).
Parade fashion show baju adat Minangkabau ini disuguhkan ke hadapan ribuan penonton, tak lama berselang setelah para ketua TP PKK se Indonesia tampil memperagakan baju khas daerah dari berbagai provinsi di tanah air.
Tampil pertama dalam parade fashion show baju adat Minangkabau ini, Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska berhasil memukau penonton yang hadir. kemudian dilanjutkan oleh segenap Ketua TP PKK se Sumbar memamerkan baju adat khas daerahnya masing-masing.
Sorak sorai penonton dari tribun utama mulai terdengar sejak MC mulai memanggil satu persatu peserta fashion show. Bahkan sorak sorai terdengar semakin riuh, ketika Dewi Sutan Riska mulai menaiki panggung dan berjalan berlenggak-lenggok dari sisi kanan panggung. Tak ayal, Dewi yang tampil mengenakan pakaian adat khas Dharmasraya, berhasil mencuri perhatian banyak mata. Terlebih saat di atas panggung, Dewi juga tak enggan menyapa para penonton.
“Ibu Ketua TP-PKK kita memakai pakaian adat Minangkabau dengan tema baju anak daro khas ranah cati nan tigo,” ujar Revi, Sekretaris TP PKK Dharmasraya.
Setelah Dewi Sutan Riska tampil, barulah kemudian disusul dengam penampilan TP-PKK lain se Sumatera Barat dengan baju adat khas masing-masing. Bahkan, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Nevi Irwan Prayitno bersama Wakil Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Wartawati Nasrul Abit juga tidak mau ketinggalan, beliau juga ikut tampil memukau di atas panggung.
“Semoga, lewat acara ini, kita dapat mengenalkan ciri khas budaya daerah kita kepada tamu tamu yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Nevi. (g)





