MUARO, METRO – Kawasan Muaro, Jalan Batang Arau hingga kini masih menjadi kawasan kumuh. Bahkan, beberapa titik di antaranya menjadi kawasan kumh abadi yang tak pernah berubah dari tahun ke tahun.
Pantauan POSMETRO, Rabu (24/7) di kawasan Muaro, lokasi kawasan kumuh ini berdekatan dengan tempat pelelangan ikan. Rumah-rumah warga masih terapung apung di atas aliran sungai yang kotor dan kumuh.
Ketika air laut pasang, maka tiang tiang rumah reot itu terbenam. Bahkan, air sampai mengenai lantai pondok-pondok yang ditinggali warga. Kondisi ini menjadi momok yang buruk bagi setiap pengendara yang melintas di Pantai Padang dan menuju kota tua. Karena lokasinya berada persis di pinggir jalan berdekatan dengan pelabuhan kapal ke Mentawai (Mentawai Fast).
“Ini sudah lama. Tapi tidak juga berubah-ubah. Yang tinggal di sana yang tak mau pindah,” ujar Hendra, warga setempat.
Pemko sudah berupaya memindahkan, tapi warga menolak karena mata pencarian mereka melaut atau sebagai nelayan. Kepala Bappeda Kota Padang Medi Iswandi mengakui, hingga saat ini masih ada sebagian kawasan Batang Arau yang kumuh. Namun, tahun ini akan segera dibereskan.
Di kawasan itu Pemko Padang tengah melakukan pembenahan jalan lingkungan, drainase, pedestrian, serta lampu lampu-lampu jalan. Pembahan kawasan kumuh pada umumnya dilakukan pada fisik bangunan dan lingkungan. Sementara rata-rata warga sudah memiliki pekerjaan tetap.
“Hanya lingkungan saja kumuh. Tapi mereka telah mempunyai pekerjaan,” tegas Medi.
Selain kawasan Batang Arau, kawasan kumuh lainnya yang sedang dibenahi adalah Seberang Padang. Untuk menyelamatkan warga yang tinggal di kemiringan yang rawan, Pemko Padang sedang mengupayakan pembangunan rusunawa bagi warga. Jadi, nantinya warga yang tinggal dikemiringan tajam untuk menempati ruaunawa. Sehingga warga bisa terselamatkan.
“Kalau tinggal di lereng-lereng membahayakan mereka, makanya besok kita tinggal pindahkan mereka ke rusunawa,” katanya. Saat ini anggaran pembangunan sedang diajukan ke pusat. Sementara lahannya nanti disiapkan Pemko.
Selain Batang Arau dan Seberang Padang, saat ini kawasan kumuh juga masih ada di kawasan Purus. Namun pembenahannya akan dilakukan tahun depan. “Tahun 2020 kawasan Purus akan kita benahi,” ujarnya. (tin)





